Ramadan Penuh Kepedulian, RSUD Junjung Besaoh Santuni Puluhan Anak Yatim

RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan (Basel) untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Foto: Angga F

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Momentum bulan suci Ramadan 2026 dimanfaatkan RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan (Basel) untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lantai 2 Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (5/3), ini diisi dengan kajian ramadan serta penyerahan santunan kepada sekitar 30 anak yatim yang diundang secara khusus.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori Safi’i, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Syahrullah.

Dalam kajiannya, ia mengajak para peserta menjadikan Ramadan sebagai momen memperbanyak amal kebaikan serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Desa Gadung Nuskandar dan Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, bersama jajaran manajemen serta pegawai RSUD Junjung Besaoh.

Direktur RSUD Junjung Besaoh dr. Helen Sukendy mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan rumah sakit sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.

“Kegiatan ini sederhana, tetapi sarat makna. Selain mempererat silaturahmi antarpegawai, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan yang penuh berkah ini,” katanya.

Helen menambahkan, kebersamaan dengan anak-anak yatim diharapkan dapat menghadirkan keberkahan serta memperkuat semangat pelayanan di lingkungan RSUD Junjung Besaoh.

“Santunan yang diberikan kepada anak yatim berasal dari donasi para staf dan pegawai RSUD Junjung Besaoh yang secara sukarela menyisihkan rezekinya selama Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, doa dari anak yatim memiliki nilai yang sangat berarti bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga melalui kebersamaan ini kita semua mendapatkan keberkahan dan dimudahkan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Kami juga berharap, kegiatan bernuansa keagamaan dan sosial seperti ini dapat terus dilakukan, sehingga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi tidak hanya dirasakan saat Ramadan, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *