WARTABANGKA.ID, TEMPILANG – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan membantu masyarakat melalui kegiatan Penyerahan Simbolis Paket Sembako Bersubsidi Tahun 2026 yang digelar di GSG Kecamatan Tempilang, pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, Kepala DKUP Miwani, Kepala DinsosPMD Achmad Nursyandi, serta Camat Tempilang.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pokok masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program sembako bersubsidi ini merupakan bentuk kepedulian dan keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujarnya.
Untuk Operasi Pasar Sembako Bersubsidi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyiapkan 13.200 paket sembako untuk disalurkan kepada masyarakat di seluruh desa/kelurahan dalam dua tahap.
Tahap pertama dilaksanakan pada Februari di Kecamatan Mentok, Kelapa, dan Tempilang, sedangkan tahap kedua pada Mei di Kecamatan Simpang Teritip, Jebus, dan Parittiga. Setiap desa/kelurahan menerima 200 paket yang berisi beras premium, gula, dan minyak goreng.
Kegiatan Operasi Pasar Sembako Bersubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta meringankan beban masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Program yang dikoordinir oleh DKUP ini disambut antusias oleh warga Tempilang. Penyerahan simbolis paket sembako menjadi momentum penting yang tidak hanya bermakna bantuan secara materiil, tetapi juga mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pro rakyat yang berdampak langsung, guna mewujudkan kesejahteraan dan stabilitas sosial ekonomi yang berkelanjutan di seluruh wilayah Bangka Barat. (**)












