WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Sebanyak 105 pembalap cilik tampil penuh semangat dalam ajang Habank Pushbike Championship 2026 yang digelar di Komplek Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Minggu (1/2).
Arena lintasan dipadati para orang tua dan masyarakat yang antusias menyaksikan aksi para rider cilik. Balapan pushbike tersebut sukses menghadirkan hiburan sekaligus edukasi olahraga bagi anak-anak dan keluarga.
Tak hanya diikuti peserta lokal, kejuaraan ini juga diikuti pembalap cilik dari berbagai daerah, seperti Pangkalpinang, Bangka, Bangka Tengah, hingga Palembang.
Meski masih berusia dini, para peserta menunjukkan keberanian, semangat juang, dan sportivitas tinggi sepanjang perlombaan.
Sekretaris Daerah Bangka Selatan, Hepi Nuranda, mengatakan Habank Pushbike Championship 2026 menjadi kegiatan positif dalam menumbuhkan minat olahraga sejak usia dini.
“Ajang pushbike ini tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak dan keluarga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bakat, mental, dan sportivitas anak sejak dini. Kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang sangat baik, dan kami dari pemerintah daerah tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi PWI Bangka Selatan yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat melalui rangkaian peringatan HPN 2026 dan HUT ke-23 Bangka Selatan.
“Apalagi kegiatan ini dilaksanakan tanpa menggunakan APBD pemerintah daerah, melainkan murni dari dukungan sponsor dan kemitraan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Bangka Selatan, Dedi Irawan, mengatakan Habank Pushbike Championship 2026 merupakan event perdana yang digelar di Bangka Selatan dan langsung mendapat respons luar biasa dari peserta.
“Kami bersyukur antusiasme peserta sangat tinggi. Pesertanya tidak hanya dari Bangka Selatan, tetapi juga dari berbagai daerah di Bangka Belitung bahkan luar provinsi,” ujarnya.
Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi agenda rutin ke depan serta mendorong Bangka Selatan sebagai daerah yang ramah terhadap event olahraga anak dan keluarga.
“Harapan kami, kejuaraan ini bisa terus berlanjut dan menjadi salah satu daya tarik olahraga keluarga di Bangka Selatan,” pungkasnya. (*/Ang)












