WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berencana menghadirkan inovasi layanan angkutan mahasiswa dengan tarif terjangkau melalui kerja sama dengan Perum Damri.
Program ini bertujuan memberikan kemudahan transportasi bagi mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan pribadi, sekaligus membantu mobilitas masyarakat umum di jalur yang dilalui.
“Ini salah satu inovasi yang sedang kita siapkan. Angkutan mahasiswa bekerja sama dengan Damri. Saat ini masih dalam tahap perhitungan, terutama terkait intervensi pemerintah provinsi dan skema kerja samanya dengan Damri,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), M Haris saat melakukan kegiatan ramp check, di Perum Damri Pangkalpinang, Rabu (28/1).
Adapun rute yang direncanakan yakni Pangkalpinang – Balun Ijuk (UBB) – Petaling (IAIN) – Universitas Muhammadiyah lalu kembali ke Pangkalpinang, dengan sistem putar atau loop.
Rute ini dipilih karena menghubungkan sejumlah kampus besar di Bangka.
Menurutnya, layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, namun juga terbuka untuk masyarakat umum yang berada di sepanjang jalur lintasan, seperti wilayah Pagarawan dan sekitarnya.
“Kita ingin memberikan kemudahan untuk adik-adik mahasiswa. Tidak semua mahasiswa punya kendaraan, tapi ongkosnya nanti kita upayakan murah. Masyarakat umum juga boleh naik,” jelasnya.
Saat ini, Pemprov Babel bersama Damri masih menghitung secara detail jam operasional, jarak tempuh, jadwal (time table) serta besaran tarif yang akan diterapkan.
Setelah semuanya matang, rencana tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat.
“Nanti kita mulai dulu dengan sistem trial. Kita lihat bagaimana animo dan tanggapan dari mahasiswa maupun masyarakat. Dalam waktu dekat akan kita umumkan,” tambahnya.
Diharapkan, program angkutan mahasiswa ini dapat menjadi solusi transportasi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong penggunaan angkutan umum di Bangka Belitung. (*/)












