WARTABANGKA. ID, PANGKALPINANG — Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memastikan seluruh armada Perum Damri yang melayani angkutan dalam kota maupun AntarKabupaten dalam kondisi laik jalan dan siap beroperasi menjelang hari raya.
Baik, Imlek, Ramadan hingga Idulfitri.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), M. Haris, mengatakan pengecekan dilakukan melalui kegiatan ramp check bersama sejumlah instansi terkait, yakni Jasa Raharja, Korlantas melalui Ditlantas Polda dan Polres, serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
“Hari ini kami melakukan ramp check ke Damri untuk melihat kelayakan kendaraan, baik dari sisi sarana dan prasarana, mulai dari ban, perlengkapan pendukung di dalam kendaraan, hingga administrasi. Dari hasil pengecekan, seluruh armada Damri dinyatakan layak jalan dan siap beroperasi,” kata Haris.
Ia berharap, Damri sebagai perusahaan BUMN dapat menjadi pionir sekaligus contoh bagi perusahaan otobus lainnya dalam hal keselamatan dan kesiapan armada, terutama menjelang hari raya dan hari-hari besar yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.
“Dari laporan penguji dan teman-teman BPTD, semua kelengkapan kendaraan dinyatakan lengkap dan layak jalan,” ujarnya.
Haris menambahkan, saat ini Damri Cabang Pangkalpinang mengoperasikan total 26 unit kendaraan, terdiri dari 8 unit high deck (HD) serta armada bus medium yang melayani angkutan dalam kota dan antar kabupaten. Ramp check rutin, menurutnya, menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Sementara itu, General Manager Perum Damri Cabang Pangkalpinang, Agus Kuswana, menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan transportasi yang mengutamakan keselamatan.
“Kami selalu melakukan pengecekan kesehatan pengemudi sebelum bertugas, serta pengecekan kesiapan armada melalui ramp check mandiri yang terintegrasi dalam sistem administrasi teknik. Kami pastikan setiap unit berangkat dalam kondisi siap operasi,” jelas Agus.
Ia mengungkapkan, saat ini Damri masih mengalami keterbatasan armada bus besar.
Namun, pada awal Februari mendatang, pihaknya akan menerima tambahan 5 unit bus big bus AC dari kantor pusat, serta 3 unit bus untuk angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Untuk layanan, Damri Cabang Pangkalpinang saat ini melayani 7 rute angkutan perintis dan 2 rute KSPN, dengan total armada angkutan perintis sebanyak 13 unit dan angkutan KSPN 3 unit, sementara sisanya melayani angkutan antar kota dalam provinsi.
“Pada hari biasa, tingkat keterisian penumpang sekitar 60 persen. Namun pada momen tertentu bisa meningkat hingga lebih dari 100 persen.
Menjelang mudik Lebaran, kami akan kembali melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan kesiapan layanan,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bangka Belitung, Khawarid, menegaskan seluruh kendaraan angkutan Lebaran yang digunakan Damri telah memenuhi kewajiban pembayaran iuran wajib Jasa Raharja.
“Kami memastikan seluruh kendaraan yang digunakan untuk angkutan Lebaran sudah membayar iuran wajib Jasa Raharja. Dengan begitu, keselamatan dan keterjaminan penumpang terjamin, dan jika terjadi kecelakaan, penumpang sudah tercover oleh Jasa Raharja,” katanya.
Dengan ramp check terpadu ini, pemerintah daerah berharap layanan transportasi umum di Bangka Belitung semakin aman, nyaman, dan siap menghadapi lonjakan penumpang jelang Lebaran. (*/)












