WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung langsung “tancap gas” usai resmi dilantik Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Aston Emidary Hotel, Minggu (25/1).
Di bawah kepemimpinan Hidayat Arsani, Golkar Babel menegaskan komitmen hadir di tengah masyarakat hingga ke tingkat desa demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Sekretaris DPD Golkar Babel, Algafry Rahman, menegaskan pesan utama Ketua Umum Golkar saat pelantikan adalah memastikan Partai Golkar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pesan Pak Ketua Umum sangat jelas, Partai Golkar harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat Bangka Belitung. Golkar ini milik seluruh rakyat, bukan kelompok tertentu,” ujar Algafry.
Ia menyampaikan, seluruh jajaran kepengurusan DPD Golkar Babel periode 2025–2030 yang telah dilantik siap bekerja secara amanah dan terstruktur.
Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah konsolidasi menyeluruh ke seluruh tingkatan partai.
“Tugas pertama kami adalah konsolidasi dari kabupaten, kecamatan hingga desa-desa. Ini sudah kami susun jadwalnya dan akan dimulai pekan depan,” jelasnya.
Ia merinci, agenda Musda akan digelar secara berurutan di seluruh kabupaten/kota, dimulai dari Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, Belitung, Belitung Timur dan Pangkalpinang
DPD Golkar Babel juga menegaskan komitmen untuk mengawal dan menjalankan program-program nasional di daerah, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Fraksi Golkar siap menjalankan tugas dan fungsi legislatif serta mendukung program Astacita Presiden, termasuk program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, dan peningkatan ketahanan pangan. Ini harus dikawal bersama oleh eksekutif dan legislatif di bawah panji Golkar,” tegasnya.
Selain itu, Golkar Babel juga menaruh perhatian besar pada regenerasi kader dengan melibatkan lebih banyak anak muda.
Menurutnya, dominasi pemilih usia muda pada Pemilu 2029 menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Partai Golkar.
“Ke depan pemilih terbesar adalah anak-anak muda. Karena itu, kepengurusan Golkar Babel ke depan akan banyak diisi oleh generasi muda yang masih produktif dan memiliki semangat pengabdian,” pungkasnya. (*/)












