WARTABANGKA.ID, LUBUK BESAR– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengerahkan alat berat untuk menormalisasi saluran air di Dusun Nadi, Desa Perlang. Langkah cepat ini dilakukan pasca musibah banjir yang menggenangi permukiman warga di wilayah RT 23 dan RT 24.
Normalisasi drainase dilakukan untuk mengatasi kondisi saluran air yang sempit, yang selama ini menjadi penyebab utama air meluap ke rumah warga.
Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, menjelaskan bahwa sempitnya saluran membuat air dari jalan langsung masuk dan menggenangi rumah saat debit air meningkat.
“Air mengalir dari jalan langsung masuk dan menggenangi rumah warga karena saluran tidak mampu menampung debit air,” ungkap Roni, sapaan akrabnya, Rabu (14/1).
Roni berharap, perbaikan ini dapat menjadi solusi jangka panjang sehingga tidak ada lagi rumah warga yang tergenang di masa mendatang.
Kepala Dinas PU Bangka Tengah, Fasilitas Hendra Saputra, menambahkan bahwa selain normalisasi drainase, pihaknya juga merencanakan pembangunan sejumlah titik box culvert (gorong-gorong beton).
“Box culvert ini sangat diperlukan di wilayah tersebut untuk mempercepat penyaluran air dari pemukiman langsung menuju Sungai Nadi,” jelas Fani.
Respons cepat pemerintah daerah ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, salah satunya Yellow, warga yang terdampak. Ia menuturkan, banjir sebelumnya sempat mencemari sumur warga dan menyebabkan kesulitan akses air bersih.
“Kemarin sumur kami tergenang air kotor dan tidak bisa digunakan. Sekarang sudah ada saluran airnya. Terima kasih kepada Kades Perlang dan Bupati Bangka Tengah yang telah merespons cepat keluhan kami di Dusun Nadi,” tutup Yellow. (**)












