WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan Desa Wisata Burong Mandi di Kabupaten Belitung Timur, yang kini tumbuh sebagai destinasi wisata berbasis komunitas dan ramah lingkungan.
Pengembangan desa wisata ini mengusung konsep community-based tourism dengan menitikberatkan pada penguatan kapasitas masyarakat lokal. Program meliputi pelatihan pengelolaan destinasi wisata, pendampingan digitalisasi promosi, hingga penyediaan fasilitas pendukung yang meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari upaya konservasi pesisir, pada tahun 2025 Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menanam sebanyak 30 pohon ketapang laut guna menahan abrasi pantai.
Selain itu, desa wisata ini juga mulai memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pemasangan lima panel surya yang digunakan sebagai penerangan kawasan pantai.
Dampak positif program tersebut mulai dirasakan masyarakat. Dalam kurun satu tahun, pendapatan warga meningkat sekitar 15 hingga 30 persen. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Burong Mandi juga berhasil menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp58 juta, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, terutama pada atraksi wisata air paddle board yang kini menjadi ikon Burong Mandi.
Ketua Pokdarwis Burong Mandi, Herkoles, yang dikenal sebagai local hero penggerak wisata paddle board, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pertamina.
“Dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat berarti bagi kami. Pelatihan dan fasilitas yang diberikan membuat kami semakin siap dan percaya diri mengelola Burong Mandi sebagai destinasi wisata unggulan,” ujar Herkoles.
Popularitas Desa Wisata Burong Mandi semakin menguat setelah pada tahun 2025 berhasil meraih medali emas Open Tournament Canoe Kayak & SUP Paddle Board – Piala Panglima TNI HUT ke-80, sekaligus membuktikan kualitas atraksi wisata air yang dimiliki desa tersebut.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan keberlanjutan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel ingin memastikan masyarakat merasakan dampak ekonomi yang nyata dari potensi wisatanya. Burong Mandi memiliki kekuatan alam dan komunitas yang luar biasa, dan kami berkomitmen mendukungnya agar terus tumbuh dan memberi manfaat bagi banyak keluarga,” jelas Rusminto dalam rilis yang diterima, Senin (5/1).
Pengembangan Desa Wisata Burong Mandi sejalan dengan kontribusi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau serta SDG 8 Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak. Kolaborasi lintas pihak ini diharapkan menjadi model desa wisata yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (*/rell)












