Ini Rencana Pemkab Bangka Barat Atasi Pendangkalan Alur Pelabuhan Mentok

WARTABANGKA.ID, MENTOK – Pendangkalan di Pelabuhan Mentok menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Untuk itu Wakil Bupati Yus Derahman menggelar pertemuan dengan sejumlah nelayan, Rabu (24/12).

Pertemuan itu bertujuan menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait rencana pembukaan kembali alur pelabuhan melalui kegiatan pengerukan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Satpolairud Polres Bangka Barat, Pos TNI AL Mentok, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta sejumlah nelayan setempat.

Menurut Wabup Yus Derahman fokus utama pertemuan ini adalah membuka kembali alur Pelabuhan Mentok agar dapat dilalui kapal, khususnya saat kondisi air surut.

“Fokus kita membuka alur pelabuhan. Jadi realisasinya tinggal PT Timah dengan mitranya,”ujar Yus.

Salah satu syarat utama dalam proses pengerukan tersebut menurut Wabup ada persetujuan tertulis dari pihak nelayan.

Maka pertemuan ini menjadi forum penting untuk menyampaikan tujuan serta memastikan dukungan bersama.

“Alhamdulillah mereka (nelayan-red) siap, bukan hanya satu orang, tetapi seluruh perwakilan nelayan yang hadir,”kata dia.

Yus menambahkan, hingga saat ini belum ada pengelola khusus terkait kegiatan tersebut. Namun yang terpenting adalah pekerjaan dapat berjalan dan pemerintah daerah tidak disalahkan di kemudian hari.

“Kita duduk bersama seluruh stakeholder. Tujuannya jelas, tidak lain membuka alur Pelabuhan Mentok seperti saat jaya sebelumnya dengan pengerukan,” tegasnya.

Menurut Yus kondisi alur yang dangkal sangat menyulitkan nelayan, terutama ketika air laut surut sehingga kapal tidak dapat keluar masuk area pelabuhan.

“Kalau surut, nelayan tidak bisa masuk ke area pelabuhan. Itu yang menjadi alasan utama kita mengumpulkan nelayan hari ini,”ujarnya.

Dengan adanya kesepahaman bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berharap proses pembukaan alur Pelabuhan Mentok dapat segera terealisasi dan kembali menunjang aktivitas nelayan serta perekonomian daerah. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *