Pagelaran Babel Economic Forum dan Babel Business Forum 2025 Dorong Pengembangan Ekonomi Biru

WARTABANGKA.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KPwBI Babel) akan mengelar Babel Economic Forum (BEF) pada tanggal 29 Oktober 2025 di Ballroom Tanjung Kelayang Lt.4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,

Kegiatan ini sebagai wadah memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan stakeholders terkait di daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Babel Rommy S Tamawywy menyampaikan konsep kegiatan BEF menggunakan format diskusi terbuka dengan mengangkat isu terkini yang relevan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Adapun tema yang diangkat pada BEF 2025 adalah ”Akselerasi Hilirisasi Perikanan sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Kepulauan Bangka Belitung”.

“Pemilihan tema tersebut, sejalan dengan tema Pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung “Mandala Pengembangan Quality Tourism dan Ekonomi Biru”, dimana BEF 2025 menjadi salah satu wadah untuk mendukung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mengembangkan ekonomi biru (blue economy), khususnya dari subsektor perikanan tangkap maupun budidaya,”ujarnya.

Lebih lanjut Rommy mengungkapkan guna mendukung pengembangan hilirisasi perikanan serta sebagai wujud penguatan advisory kebijakan Bank Indonesia kepada Pemerintah Provinsi, juga akan dilaksanakan beberapa seremoni kegiatan BEF 2025 diantaranya:

Penyerahan Sertifikan Pelatihan HACCP Dasar kepada 54 Pelaku Usaha Hilirisasi Perikanan se-Bangka Belitung, sebagai hasil dari kegiatan Road To BEF Diseminasi LPP dan Pelatihan HACCP Dasar bersinergi dengan BMKKP Provinsi Bangka Belitung pada 20-23 Oktober 2025.

Penyerahan Book Chapter ISEI oleh Ketua ISEI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, sebagai wujud dukungan penyampaian rekomendasi kebijakan berbasis riset kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penyerahan Buku Laporan Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, sebagai wujud penguatan Advisory Kebijakan.

“Hal itu sebagai upaya nyata mendorong pertumbuhan penyaluran kredit sektoral di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan menyediakan booth konsultasi one-on-one berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BMPD, Pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung, dan OPD,”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *