WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia (RI) serta Universitas Padjadjaran (UNPAD) atas pelaksanaan sosialisasi program pengembangan produk ekspor di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, selama 3 hari, Rabu hingga Jumat, di Hotel Sewarna Manunggal Toboali.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Basel H. Ade Hermawan mengatakan, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan transmigrasi.
“Kegiatan ini jelas menambah wawasan peserta kami. Paradigma transmigrasi sekarang bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, tapi memberdayakan masyarakat agar ekonominya meningkat,” kata Ade.
Ia menjelaskan, Bangka Selatan memiliki banyak potensi unggulan yang bisa dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekspor. Sejumlah universitas ternama seperti UI, UNPAD, UGM, dan Trisakti turut membantu Pemkab dalam mengidentifikasi potensi tersebut.
“Bangka Selatan dikenal sebagai lumbung pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan komoditas utama seperti beras dan lada putih. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan,” ujarnya.
Ade juga berpesan kepada peserta sosialisasi agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Dengan adanya pendampingan dan ilmu dari para narasumber, masyarakat sangat terbantu. Kami harap ilmu yang didapat bisa diterapkan secara nyata di lapangan,” pungkasnya. (Ang)












