DPRD Bangka Tengah Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI  

‎WARTABANGKA.ID, KOBA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar rapat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI pada Jumat (15/8).

‎Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan beberapa hal, termasuk permasalahan tambang ilegal.

‎“Ada 1063 tambang ilegal dengan potensi kerugian negara minimal 300 triliun, maka dari itu saya minta dukungan semua pihak,” ucapnya.

‎Selain itu, Prabowo memberi peringatan kepada oknum-oknum yang merasa kuat, termasuk para jenderal yang membengkengi tambang ilegal, baik TNI maupun Polri.

‎“ENtah itu jenderal atau mantan jenderal, dari TNI maupun Polri tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman turut mendukung pernyataan Presiden Prabowo terkait tambang ilegal.

‎“Apa yang disampaikan Presiden Prabowo, kita ini berupaya melaksanakan pembangunan di segala bidang, termasuk yang berkaitan dengan penambangan,” tutur Algafry.

‎“Tambang ini sangat relevan dengan kondisi di Bangka Tengah, mari berikan izin kepada masyarakat untuk bisa menambang secara legal, itu yang luar biasa,” sambungnya.

‎Di tempat yang sama, Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus mengajak masyarakat menyambut HUT RI ke-80 yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

‎“Kami juga akan mengikuti arahan Presiden Prabowo, seperti program MBG dan terkait tambang, yang jika dikerjakan rakyat tidak masalah,” ungkapnya.

‎Batianus menilai, hal tersebut sangat penting, terutama izin dari kementerian ataupun yang memiliki IUP.

‎“Mereka harus mampu mengakomodir masyarakat dalam melakukan penambangan, sehingga tidak lagi ilegal, karena ini sesuai dengan pidato Presiden yang sangat mengutamakan kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *