DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

WARTABANGKA.ID, MENTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat melaksanakan rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Gedung Mahligai Betason 2, Jum’at (15/8).

Rapat paripurna dihadiri oleh Ketua DPRD Badri Syamsu, Wakil Ketua II Samsir, Bupati Bangka Barat Markus, Wakil Bupati Yus Derahman, anggota DPRD, kepala OPD, forkopimda dan segenap tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Bangka Barat, Badri Syamsu mengajak seluruh hadirin untuk sejenak mengenang suatu peristiwa yang sangat penting artinya bagi bangsa Indonesia yang terjadi pada 80 tahun silam yaitu diproklamasikannya Kemerdekaan RI oleh Soekarno dan Mohammad Hatta, yang sekaligus menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat, sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

“Dalam mengiringi ungkapan rasa syukur kita dihari yang berbahagia ini, harus juga kita ikuti dengan renungan secara mendalam, sudah sejauh mana kita mampu memberikan karya terbaik kepada bumi pertiwi ini, khususnya kepada kabupaten kita, Bumi Sejiran Setason,” kata Badri saat memimpin rapat paripurna.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tersebut tentu bukan pula semata – mata hanya mengikuti euforia semaraknya saja, namun lebih dari itu diharapkan mampu menambah semangat nasionalisme, patriotis, bangga akan bangsa sendiri, serta cinta tanah air dalam pribadi masing-masing.

Selain itu, generasi yang hidup di zaman ini adalah generasi yang mengemban amanah para pejuang kemerdekaan untuk mengisi kemerdekaan dengan sebaik – baiknya apalagi dahulu para pahlawan bertempur mati – matian demi merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Mereka mengorbankan segala yang mereka punya, bahkan nyawa menjadi taruhan demi bebasnya bangsa dan negara ini. Saat musuh berada di depan mata, pantang bagi mereka untuk mundur. Saat ini adalah sebuah kewajiban bagi kita untuk dapat mengisi kemerdekaan yang sudah susah payah direbut oleh para pahlawan,” jelas Badri.

Badri menyadari, apa yang dihadapi pada masa dewasa ini sungguhlah berat. Dalam situasi politik, perekonomian, dan masalah sosial dalam negeri yang tidak menentu.

Namun sebagaimanapun kondisi tersebut, tetaplah layak bagi semuanya untuk ambil bagian dalam mengawal jalannya roda pemerintahan bangsa dan negara maupun jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bangka Barat ini.

“Sesuatu yang dapat kita perbuat tentunya dari hal yang kecil dan mulailah pada diri sendiri. Sehingga pada akhirnya kita semua dapat mengisi kemerdekaan bangsa dengan porsi serta jalan hidupnya masing – masing. Suatu hal yang kita punyai, dengan suatu hal yang kita mampu untuk melakukannya, dan dengan segenap jiwa raga untuk mengabdi pada bangsa dan kabupaten bangka barat ini,” ujar Badri.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus sangat menyambut baik apa yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan. Ia juga telah melakukan arahan – arahan dari Presiden terutama dalam hal anggaran yang mengalami efisiensi.

“Tentunya anggaran kita harus dapat digunakan sebesar – besarnya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tentunya tadi kalau saya menyikapi apa yang disampaikan oleh bapak Presiden, itu hal yang positif ya,” sebut Markus.

Dikatakan Markus, di tengah kondisi keuangan sekarang ini, pemerintah daerah juga harus bisa menghemat anggaran. Anggaran yang digunakan harus tepat sasaran.

“Itu yang paling penting dan digunakan memang untuk kegiatan – kegiatan yang produktif. Jadi APBD kita di 2026 banyak kita gunakan untuk kegiatan – kegiatan yang produktif, untuk menunjang perekonomian yang ada di Bangka Barat,” tukas Markus. (IBB )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *