Masyarakat Harap Dapat Kelola Tambang di Kawasan Merbuk, Kenari & Pungguk

WARTABANGKA.ID, KOBA – PT Timah hingga saat ini masih juga belum mengelola wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya di kawasan Merbuk, Kenari dan pungguk, yang ada di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

‎Melihat hal tersebut, masyarakat meminta PT Timah untuk mencabut wilayah IUP tersebut, agar dapat dikelola oleh masyarakat sekitar.

‎”Hingga saat ini PT Timah belum juga terlihat ingin menambang Merbuk dan sekitarnya, jika memang tidak berminat dan merasa rugi menambang di wilayah tersebut, tolong cabut IUP miliknya,” ucap MY salah seorang warga, Jumat (18/7).

‎Pencabutan IUP tersebut bukan tanpa alasan, mengingat saat ini perekonomian masyarakat sedang lemah di bangka belitung, khususnya di Kabupaten Bangka Tengah.

‎”Ekonomi saat ini sedang lemah-lemahnya, dan merbuk mempunyai potensi yang cukup untuk dikelola oleh masyarakat, untuk itu saya harap pemerintah atau ESDM segera mencabut IUP merbuk, kenari dan Punguk jika memang tidak berminat mengelola,” tuturnya.

‎Tidak hanya itu, Sri seorang ibu rumah tangga yang juga seorang pedagang berharap kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk ini dapat dikelola masyarakat.

‎”Tiap adanya kegiatan penambangan di merbuk, jujur pak, warung saya selalu ramai dan jualan saya selalu habis di borong oleh para penambang,” ungkapnya, Jumat (18/7).

‎”Kami pedagang kecil tidak begitu perduli dengan kegiatan tersebut mau legal atau ilegal, yang terpenting dengan adanya aktivitas penambangan di Merbuk, kami secara perekonomian turut terbantu pak,” sambungnya.

‎Untuk itu masyarakat sangat berharap PT Timah dapat segera mengambil keputusan terkait minatnya, apakah ingin mengelola IUP tersebut atau tidak, jika tidak maka pemerintah bisa melakukan evaluasi terhadap IUP tersebut.

‎”Kami masyarakat sangat berharap PT Timah segera mengambil keputusan atas IUP Merbuk, Kenari, Punguk,” harapnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *