Aktivitas TI Ilegal Dekat Permukiman, Limbah hingga Keselamatan Anak-anak Jadi Sorotan

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Aktivitas pertambangan timah (TI) ilegal kembali terlihat beraktivitas di dekat permukiman warga di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Sebelumnya, aktivitas penambangan ini berlokasi didekat permukiman warga di Jalan Slamet, Tikung Yaden, Toboali. Namun, diduga karena mendapat keluhan dari warga setempat, unit tambang tersebut kini bergeser sedikit menjauh yang masih didalam area lokasi itu.

Meski telah berpindah lokasi, tambang yang disebut-sebut diduga milik JG dan WD tersebut tetap beroperasi berada dekat dengan permukiman warga, tepatnya di sekitar kawasan Kolong 2, Toboali.

Berdasarkan pantauan di lapangan Kamis (22/5), terlihat satu unit alat berat jenis excavator (PC) di lokasi tersebut, diduga digunakan untuk mengeruk tanah tambang.

Ironisnya, aktivitas tambang yang berlangsung di dekat permukiman ini, anak-anak terlihat bermain di antara gundukan pasir hingga mandi di kolong camui. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan karena dapat membahayakan keselamatan anak-anak sekitar.

Selain aspek keselamatan, kondisi ini dapat mengkhawatirkan dampak lingkungan dari aktivitas tambang yang berada di tengah-tengah permukiman tersebut.

Limbah tambang yang dihasilkan dikhawatirkan dapat mencemari tanah dan air di sekitar lokasi, mengingat jaraknya yang sangat dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Tak hanya itu, seorang warga juga mengeluhkan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang tersebut. Salah satu warga menyebutkan bahwa bagian pinggir plat duiker (saluran air) di depan gerbang makam Kolong 2 arah masuk lokasi mengalami kerusakan akibat dilintasi kendaraan berat pengangkut ekskavator.

“Jerambahnya rusak, kemarin ada PC yang masuk lewat sini dan membuat ini rusak. Kami khawatir kerusakannya akan semakin parah dan membahayakan pengendara,” kata salah seorang warga kepada wartawan.

Dilansir dari berita sebelumnya, area lokasi aktivitas pertambangan ilegal tersebut telah sempat didatangi oleh pihak Polres Basel lantaran adanya keluhan warga setempat di jalan Slamet Tikung Yaden Toboali dan sempat berhenti beberapa pekan namun kini sudah kembali beroperasi. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *