WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Polres Bangka Selatan (Basel) melaksanakan giat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II, kali ini operasi bertujuan untuk menindak serta memberantas aksi premanisme dan aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Basel dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukumnya.
Operasi dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Basel, Kompol John Piter Tampubolon, Rabu (21/5) malam ini, turut melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemkab Basel.
“Pada malam ini, fokus kegiatan kita adalah penertiban juru parkir di sepanjang Jalan Sudirman Toboali, mulai dari Simpang Tugu Nanas hingga Simpang Lima,” kata Kompol John Piter Tampubolon.
Ia menjelaskan, bahwa penertiban dilakukan agar para juru parkir menjalankan tugasnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh pihak ketiga yang menaungi mereka.
“Kami ingin mereka bekerja sesuai aturan. Selain itu, kami menjadikan mereka sebagai mata dan telinga di lapangan, terutama untuk melaporkan bila terjadi tindakan pemerasan atau pungutan liar. Kami juga telah memberikan nomor yang bisa dihubungi masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan,” ujarnya.
Dari giat operasi ini, kata dia, petugas mengamankan 12 orang juru parkir di kawasan Simpang Lima.
“Jumlah total juru parkir sebenarnya ada 25 orang karena mereka bekerja dengan sistem sif atau bergantian setiap harinya,” katanya.
Menurut dia, operasi ini bersifat preventif guna mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah Toboali, khususnya yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Meski fokus malam ini adalah juru parkir.
“Ada 50 personel dilibatkan dari kegiatan ini tetap dan menyasar aksi premanisme. Karena berkaitan langsung dengan pengelolaan parkir yang menjadi kewenangan Pemda, maka operasi ini kami laksanakan bersama Dishub dan Satpol PP. Jadi, kami tidak bergerak sendiri,” pungkasnya. (Ang)












