Tutup Kegiatan Bekisah di Masjid Agung Kubah Timah, Ini Yang Disampaikan Rommy S Tamawywy 

module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: 32768; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: 32768; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

WARTABANGKA.ID – Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung (Babel) Rommy S Tamawiwy telah resmi menutup  Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (Bekisah) di masjid Kubah Timah Pangkalpinang, Jumat (25/4).

Dalam acara penutupan tersebut Rommy S Tamawiwy menyampaikan pada saat pembukaan motivasi yang dibangun oleh Ustad Das’ad Latief tentang maju bersama dalam meningkatkan ekonomi syariah dapat menyentuh hati masyarakat Babel.

“Hal ini terus kita sampaikan bahkan di media-media sosial juga kita sampaikan. Bahkan dihari ke-dua Bekisah kita melibatkan pelaku usaha, UMKM dengan minat masyarakat yang luar biasa, dan pemberian dari temen-temen Kemenkumham terkait pemberian literasi terkait dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) ke para pengusaha,” ujarnya.

Selain itu, Bank Indonesia  juga menjalin sinergi dengan Perbankan, bahkan dihari terakhir, dapat dilihat contoh sinergitas yang luar biasa antara semua pihak, baik dari Perbankan, Forkopimda serta seluruh Pemerintah Daerah.

Kemudian Rommy S Tamawiwy  juga menjabarkan perbedaan Bekisah ke-lima dari Bekisah tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan pada Bekisah ke-lima, pertamanya adalah soal tempat, karena digelar di Masjid Agung Kubah Timah.

“Karena temanya tentang ekonomi syariah, maka tempat yang tepat adalah di Masjid Agung Kubah Timah, ini luar biasa karena ini adalah ikon Babel dan inilah titik nolnya, dengan harapan dari sini tersebarlah informasi bahwa mari kita bersama untuk melakukan yang terbaik bagi ekonomi dan keuangan syariah Babel,” ungkapnya.

Kepala Bank Indonesia Babel ini juga menuturkan pada akhirnya inilah yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Babel. Lalu pembeda lainnya dari Bekisah ke-lima ini dimulai pada Tabligh Akbar yang dimana hal ini menjadi penting, dengan landasan yang kuat.

“Kekuatan kita sebagai manusia itu terbatas, dan kita bisa jika ada pertolongan dari langit dari Allah, sehingga landasan kita mulai dengan Tabligh Akbar, dan Tabligh Akbar adalah pintu doa dari seluruh masyarakat Babel, sehingga ekonomi Babel akan pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat dan tumbuh lebih pesat, itulah dua hal yang menjadi pembeda Bekisah ke-lima dari Bekisah yang sebelumnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *