WARTABANGKA.ID, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pimpinan dan kepala perangkat daerah di ruang rapat besar sekretariat daerah, pada Selasa (25/3).
Rakor ini merupakan tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.6.1/749/SJ tentang kesiapsiagaan Pemda dalam mendukung arus mudik lebaran tahun 2025/1446 hijriah serta High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID).
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan dalam Rakor tersebut pihaknya melibatkan Polres, BMKG, BPBD, Satpol PP, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan serta Dinas Kesehatan Bangka Tengah.
“Insyaallah kita sudah siap mengamankan arus mudik, ada pos-pos yang sudah dibentuk kepolisian di tempat keramaian dan termasuk 14 pos kesehatan se-Bangka Tengah,” ucapnya.
Algafry juga meminta kepada masyarakat yang mudik, untuk menyampaikan kepada RT/RW bahwa rumah dalam keadaan kosong.
“Agar, rumah masyarakat yang mudik ini tetap bisa dipantau, sampaikan ke RT, jangan sampai tidak ada yang tau, pastikan juga listrik, lampu dan lainnya, sebelum meninggalkan rumah,” ungkapnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, serta daerah yang berpotensi mengalami bencana.
“Semoga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, serta menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pemudik,” tutupnya. (**)












