WARTABANGKA.ID – Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara menggelar pelatihan jurnalistik bagi anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dari berbagai universitas se-Pulau Bangka yang bertempat di Ruang Akustik Gedung Timah I Universitas Bangka Belitung (Babel).
Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 anggota LPM dari berbagai perguruan tinggi seperti UBB, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Institut Citra Internasional Bangka Belitung dan Institut Pahlawan 12 Bangka.
Pelatihan ini mengusung tema ” Teknik Dasar Mengolah dan Menyajikan Data Infografis Standar Kantor Berita”, dan secara resmi dibuka oleh Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si.
Joko Susilo, Kepala Biro LKBN ANTARA Babel mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) LKBN Antara.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta memberikan peserta pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi jurnalis yang efektif, dan akurat dalam menuliskan berita.
“Dari pelatihan ini kita siap untuk menjaring para peserta yang siap bekerja di LKBN Antara atau di media swasta lainnya,” ujar Joko, Rabu (22/1).
Menurut dia, dalam pelatihan ini para peserta dibekali tentang ilmu dasar jurnalistik sekaligus menjelaskan terkait bagaimana tugas wartawan yang sebenarnya sesuai dengan kode etik jurnalistik.
“Tugas wartawan itu bukan hanya melaporkan atau meliput saja, tapi bagaimana mengumpulkan data, menyampaikan data secara benar dan membuat berita secara benar, tidak ambigu dalam menbuat berita,” terangnya.
“Nanti pelatihan seperti ini akan rutin digelar oleh LKBN Antara di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah Bangka Belitung, dan kita berharap bisa bekerjasama dengan UBB untuk melaksanakan pelatihan serupa, sehingga akan banyak mahasiswa yang mengetahui tentang pengolahan dan penyajian berita yang baik dan benar,” pungkas Joko.

Sementara itu, Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si menyambut baik pelatihan yang diberikan oleh LKBN Antara, terlebih UBB dipilih sebagai peresmian pertama pelatihan Teknik
Mengolah dan Menyajikan Data Infografis Standar Kantor Berita.
“Saya kira pelatihan ini sangat bagus, apalagi fokusnya pengolahan dan penyajian data infografis, apalagi sekarang ini lagi ngetrend dunia infografis dan narasumbernya pun langsung didatangkan dari Jakarta,” ucap Ibrahim.
Menurut Ibrahim, pelatihan seperti ini sangat penting bagi para mahasiswa. Untuk itu, dia berharap kedepan bisa dilaksanakan secara rutin.
“Ilmu jurnalistik kan mengalami perubahan setiap tahunnya. Makanya, saya berharap para peserta bisa mempelajari ilmu yang diberikan, terutama bagaimana menjadi jurnalis yang menulis berita dengan baik dan benar sesuai dengan kaedah dan ketentuannya,” ungkapnya.
Ibrahim mengakui bahwa saat ini literasi masyaraka masih relatif rendah. Disamping itu, kemampuan untuk mengandeng data dan informasi pembanding, menurutnya juga masih lemah.
“Makanya kita sangat senang dengan tagline LKBN Antara yakni baca berita dari sumbernya, tapi lebih tepatnya baca berita dari sumber aslinya. Karena kita ketahui bersama, ada sebagian berita copy paste, sehingga tak heran terkadang menjadi bias,” tutur Ibrahim
Sebagai rektor, dia sangat mendukung dan mendorong LKBN Antara untuk terus memperkuat literasi masyarakat khususnya para mahasiswa melalui pelatihan dasar jurnalistik.
“Karena kita ketahui, literasi mahasiswa itu juga masih relatif rendah, salah satu indikatornya ialah saat menyusun naskah atau artikel sering ditolak oleh LKBN Antara. Saya berharap melalui momentum ini, melaluu literasi itu bisa menjadi salah satu triger kita untuk menulis, karena kalau literasi kita rendah, kita tidak akan bisa menulis banyak hal. Karena kalau kita mau menulis banyak hal, harus membaca banyak hal, bicara banyak hal, harus mendengar banyak hal, sehingga input dan outputya seimbang. Dengan begitu, kita tidak hanya menjadi generasi download, tapi kita menjadi generasi upload,” tutup Rektor UBB ini.(ADV)












