WARTABANGKA.ID – Pakar Ilmu Politik sekaligus Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Ibrahim optimis bahwa di momentum pilkada ulang 2025 akan banyak kadidat calon kepala daerah yang akan ikut serta baik di Kabupaten Bangka maupun Kota Pangkalpinang, sehingga diharapkan tidak lagi terulang peserta pilkada dengan calon tunggal seperti pilkada serentak 27 November 2024 lalu.
“Jadi yuk sekarang akan ada kesempatan untuk jalur independent, manfaatkan dulu, karena dengan adanya calon independent yang lolos, sudah dipastikan tidak ada calon tunggal, kami berharap ini betul-betul dimanfaatkan, karena kasian negara, kalau harus kembali menanggung biaya pilkada ketika pilkada harus diulang lagi,” ujar Ibrahim beberapa hari lalu.
Di tengah kondisi keuangan negara dalam hal juga APBD Provinsi, Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang yang mengalami defisit saat ini, sehingga tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi KPU.
Oleh sebab itu sangat diharapkan peran pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah provinsi, bisa membantu 2 kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada ulang 2025tersebut. Karena 2 kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada ulang ini, tentunya membutuhkan pendanaan-pendanaan untuk bisa menyelenggarakan pilkada ulang yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2025 mendatang.
“Namun memang bisa kita lihat sama-sama kondisinya memang cukup berat untuk beban pendanaan dari kabupaten/kota masing-masing tersebut. Dan kami berharap kepada para penyelengara pemilukada KPU dan Bawaslu untuk dapat melaksanakan fungsi efisiensi dan efektif dalam mengelola dana yang ada dan akan dgunakan untuk penyelenggaraan pilkada ulang 2025,” ajaknya.(ADV)












