Korban Longsor di Tambang Timah Desa Kepoh Ditemukan Setelah 24 Jam Tertimbun

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Setelah hampir 24 jam tertimbun longsor Sahril alias Bilet (50), pemilik tambang timah di Dusun Parit II, Desa Kepoh, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (4/2) sekitar pukul 11.20 WIB.

Korban sebelumnya dilaporkan tertimbun longsoran tanah yang menimpa dua unit ekskavator di lokasi tambang pada Senin (3/2) kemarin.

Salah seorang petugas yang berada di lokasi yang dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan penemuan korban.

“Korban MD telah berhasil ditemukan pada pukul 11.20 WIB,” katanya, Selasa (4/2).

Dalam proses pencarian dan evakuasi juga dilakukan menggunakan alat berat jenis ekskavator, kendati demikian proses memakan waktu lebih dari satu hari, hingga akhirnya tim gabungan yang berupaya keras untuk menemukan korban yang tertimbun di bawah longsoran tanah berhasil menemukan korban.

Sementara itu, Peristiwa longsor terjadi saat kedua ekskavator sedang beroperasi di kedalaman belasan meter untuk membuka lahan tambang. Tanah yang tidak stabil, ditambah dengan masuknya air dari kolong tambang, menyebabkan longsoran besar yang menenggelamkan area tersebut.

Meskipun para operator dan pekerja tambang lainnya berhasil melarikan diri, Suharli yang berada di lokasi saat kejadian tidak dapat menyelamatkan diri dan tertimbun. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satpol PP, TNI, dan Polres Bangka Selatan segera melakukan evakuasi di lokasi kejadian. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *