WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Rapat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) dengan agenda utama evaluasi pelaksanaan penanganan pelanggaran tindak pidana pemilihan pada Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bawaslu Babel dan dihadiri oleh unsur-unsur utama Sentra Gakkumdu, yaitu Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. Jum’at (24/1).
Anggota Bawaslu Babel Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin, Novrian Saputra, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu.
Ia menekankan pentingnya mengevaluasi pelaksanaan penanganan pelanggaran demi memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi.
“Pemilihan Serentak Tahun 2024 telah menghadirkan berbagai dinamika dalam penegakan hukum pemilihan. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi tantangan, mengevaluasi kinerja, dan menyusun strategi yang lebih efektif dalam menangani pelanggaran pemilihan di masa depan,” ungkap Novrian.
Bahasan utama dan evaluasi ini “membahas mengenai penanganan laporan dan temuan dugaan pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan yang telah dilakukan oleh Sentra Gakkumdu Provinsi dan Sentra Gakkumdu Kabupaten/Kota serta membahas terkait rekomendasi untuk pelaksanaan Pilkada selanjutnya terutama Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.
Rapat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya perlu dilakukan pembinaaan kepada Kabupaten/Kota pada Pilkada yang akan datang. Terutama pada Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka serta meningkatkan koordinasi antara Sentra Gakkumdu Bangka Belitung dengan Sentra Gakkumdu Kota Pangkalpinang dan Sentra Gakkumdu Kabupaten Bangka apabila terdapat kasus Tindak Pidana Pemilihan pada Pilkada Ulang
“Kolaborasi dan koordinasi menjadi kunci keberhasilan Sentra Gakkumdu dalam menjalankan tugasnya. Dengan evaluasi ini, diharapkan penegakan hukum pemilihan ke depan dapat berjalan lebih optimal,” tutup Novrian.
Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk terus mendukung terwujudnya pemilihan kepala daerah yang demokratis, jujur, dan adil di Bangka Belitung.
Penulis : Musri Agustian
Foto : Musri : Agustian
Editor : Rogrius Sinulingga












