WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan (Basel) menerima dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah itu.
Dukungan ini terwujud setelah Kepala BNNK Basel, Hendra Amoer, mengadakan audiensi dan silaturahmi dengan Wakil Bupati Basel Debby Vita Dewi, dan Kepala Kantor Kemenag Basel Jamaludin, Senin (20/1).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah langkah penting terkait optimalisasi Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di tingkat desa.
Pembahasan tersebut mencakup pembentukan desa BERSINAR yang dimulai dari perangkat desa, himbauan untuk menolak narkoba di setiap desa dan sekolah, serta pemberdayaan masyarakat untuk melawan narkoba. Dari sisi Kemenag, juga dibahas pembinaan pesantren anti narkoba.
Wakil Bupati Basel, Debby Vita Dewi, menyambut positif program P4GN dan berharap dapat menjalin kerja sama lebih erat dengan BNNK Bangka Selatan untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba.
“Kami sangat mendukung program ini dan berharap dapat bekerja sama lebih intens dengan BNNK Bangka Selatan,” ujar Debby setelah audiensi dengan BNNK Basel di ruang kerjanya.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Basel Jamaludin mengatakan, bahwa pihaknya bersama BNNK Basel sepakat untuk segera menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai sinergitas program P4GN.
“Beberapa program yang akan digencarkan melalui MoU tersebut antara lain sosialisasi pencegahan pernikahan dini lewat program Generasi Anti Nikah Muda (GENANDA), sosialisasi dan pencegahan narkoba bagi calon pengantin (Catin BERSINAR), serta pembinaan pesantren perintis anti narkoba,” kayanya.
Sementara itu, Kepala BNNK Basel, Hendra Amoer, mengungkapkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan pelaksanaan program P4GN di Basel, dengan melibatkan semua pihak, baik pemerintah daerah, Kemenag, maupun masyarakat.
“Sinergitas antara semua pihak ini diharapkan dapat memperkuat upaya kita dalam memerangi narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan bahaya narkoba,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, dengan adanya dukungan dari Pemda dan Kemenag Basel, diharapkan program P4GN dapat berjalan lebih efektif.
“Semoga dapat menjadikan Kabupaten Bangka Selatan sebagai wilayah yang bebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (Ang)












