WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Relaksasi pajak daerah untuk kendaraan roda 2 dan roda 4 yang dicetuskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) sejak 1 Oktober-21 Desember 2024, membuahkan hasil sebesar Rp 42.540.657.180 dari pajak kendaraan bermotor sebanyak 63.495 unit.
Roda 2 sebanyak 45.580 unit senilai Rp9.022.193.825 dan roda 4 sebanyak 17.495 unit senilai Rp 33.518.463.355.
Plh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel, Rudi kepada wartawan, di salah satu resto, Jumat (27/12) menyampaikan, daya beli masyarakat yang rendah menjadi faktor sulitnya masyarakat membayar pajak.
Apalagi, posisi pertumbuhan ekonomi di Babel hingga kuartal keempat Tahun 2024 hanya 0,13 persen.
“Pertumbuhan ekonomi kita dibawah 1 persen dan posisi pertumbuhan ekonomi ini berdampak kepada pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya pajak daerah. Kemampuan daya beli menurun sehingga ketika membayar pajak sekalipun posisi masyarakat kita agak kesusahan,” ungkap Rudi.
Kendati pada posisi yang dilematis, Bakuda dan jajaran serta seluruh unit pelaksana teknis (UPT) yang ada di kabupaten/kota sudah bekerja maksimal guna memenuhi target pendapatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, terkhusus juga kepada pembina samsat daerah dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Jasa Raharja Bangka Belitung yang telah membantu kita selama ini,” haturnya.
Menurut Rudi, ke depan pihaknya terus berinovasi melaksanakan kegiatan-kegiatan guna peningkatan PAD.
“Jadi kami sudah menuntaskan program dari relaksasi pajak daerah atau program pemutihan ini dan berakhir di tanggal 21 Desember yang lalu, dengan progres pendapatan yang tadi sudah kami sampaikan.
Rudi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat wajib pajak yang memiliki kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, yang telah berpartisipasi untuk melaksanakan program relaksasi pajak daerah.
“Dan di Tahun Anggaran 2025, tidak lagi melaksanakan kegiatan relaksasi pajak daerah ini namun kami tetap berusaha dengan apa yang bisa kami laksanakan. Baik itu program yang telah kami laksanakan di Tahun 2024 maupun program-program yang baru,” tutupnya. (*/ryu)












