Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Basel Laksanakan Rakor Lintas Sektor

Rapat lintas sektor jelang Nataru. Foto: Angga

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Guna memastikan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) berjalan aman dan kondusif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor, Senin (15/12).

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Gunung Namak ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Plt Sekda Basel Hepi Nuranda dalam sambutannya mengatakan, rapat ini di laksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/6464/SJ, tertanggal 3 Desember 2024, tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

“Agenda tahunan yang rutin kita laksanakan, dan saya yakin kita semua sudah memahami pentingnya rapat ini. Dimana ini rapat ini digelar bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal dan tahun baru di Basel tanpa adanya hambatan atau permasalahan,” katanya.

Selain itu, kata dia, terdapat beberapa poin penting yang harus diperhatikan meliputi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, pemeliharaan stabilitas keamanan serta ketertiban umum, kelancaran transportasi, penyediaan layanan bagi pemudik, dan antisipasi terhadap potensi bencana serta kebakaran.

“Terdapat beberapa poin penting yang harus diperhatikan, yakni segala bentuk gangguan maupun potensi yang menyebabkan situasi Kamtibnas menjadi terganggu, harus kita pastikan Nataru ini berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait, termasuk kepolisian, TNI, kejaksaan, Satpol PP, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kita harus bekerja sama menjaga kondisi Kabupaten Basel agar tetap aman dan damai, harapan agar seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru nanti berjalan tanpa kendala berarti. Kami jugamengimbau semua pihak, untuk ikut mengedukasi masyarakat agar perayaan berlangsung tertib, kita juga harus memulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga kita sendiri,” pungkasnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *