Soal Polemik Tambang di Bangka Tengah, Algafry: Semua Pihak Harus Duduk Bersama

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman

WARTABANGKA.ID, KOBA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menanggapi soal polemik tambang timah yang terjadi di daerah itu. Mulai dari pro kontra tambang laut di Desa Beriga hingga tambang di kawasan Merbuk dan Kenari.

Menurut dia, seluruh pihak terkait, harus duduk bersama dalam rangka menyelesaikan semua permasalahan.

“Semua harus duduk bersama ya, bukan hanya kami pemerintah daerah yang bisa menyelesaikan ini, apalagi Pemda Bangka Tengah, karena pertambangan wewenang provinsi,” kata Algafry, Rabu (4/12).

Dia menegaskan, sesuatu yang berkaitan dengan pertambangan tersebut, pemerintah kabupaten harus duduk sama-sama dengan pemerintah provinsi dan stakeholder yang lainnya. Hal tersebut dilakukan, agar pembahasan permasalahan bisa dilakukan secara arif dan bijaksana.

“Segala sesuatu yang sudah memenuhi standar, aturan dan regulasi, saya pikir silahkan sah-sah saja, tapi tetap memperhatikan keberadaan lingkungan, yah, jangan sampai diabaikan,” ungkapnya.

Selaku bupati, Algafry berharap semua pihak bekerjasama mencari solusi yang terbaik terhadap masyarakat yang sedang dalam dinamika pertambangan. Di satu sisi, ia tidak dapat memungkiri kalau sektor pertambangan menjadi harapan besar masyarakat mendapatkan penghasilan.

“Maka apa yang dilakukan pemerintah pusat melalui ESDM yang memberikan eks Koba Tin agar dikelola PT Timah itu kemajuan luar biasa. Hanya saja, nanti semua stakeholder bisa duduk bersama membahas bagaimana teknis pengolahan dan kepada siapa tanggungjawabnya,” pungkasnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *