Geger! Pria 50 Tahun di Mentok Ditemukan Tewas Gantung Diri

Petugas mengevakuasi jenazah Sudar yang ditemukan gantung diri. Foto: IST

WARTABANGKA.ID, MENTOK – Seorang pria berusia 50 tahun nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan seutas tali di sebuah pohon di samping rumahnya di RT 02 RW 01, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (14/8).

Jasad pria yang diketahui bernama Sudar ini pertama kali ditemukan tetangganya yakni Deri Aryandi yang rumahnya tak jauh dari tempat tinggal korban. Hendak pulang jogging ia melihat ada hal yang aneh dengan pohon yang ada di seberang depan rumahnya. Ia pun memberanikan diri untuk mengecek yang ternyata ada sosok mayat yang sedang tergantung.

“Saya baru pulang dari jogging sekitar jam 05.30 WIB. Kemudian saya menyapu halaman rumah dan selesai sekitar jam 06.00 WIB. Tiba-tiba melihat ada yang aneh dari pohon di seberang depan rumah saya. Ketika saya cek rupanya orang gantung diri di pohon itu. Setahu saya beliau dipanggil Pak Sudar dan memang tinggal sendiri di rumah itu. Anaknya ada dua tapi tidak tinggal di sana. Memang beliau selama ini agak tertutup,” kata Dery.

Dery menjelaskan terakhir kali dirinya melihat Sudar saat itu sedang salat berjamaah di masjid yang tak jauh dari rumahnya sekitar tiga atau empat hari lalu.

“Saya juga liat dia sedang salat berjamaah pada Selasa kemarin,” ujar Dery.

Setelah menemukan korban, dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga, RT/RW setempat dan juga pihak kepolisian.

Kejadian ini selanjutnya dilaporkan Dery kepada warga dan RT/RW setempat serta pihak kepolisian. Selanjutnya jenazah Sudar dievakuasi ke Puskesmas Mentok.

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Ecky Widi Prawira melalui Kanit Pidum Ipda Muhammad Harits Arlianto mengungkapkan tim identifikasi dari Polres Bangka Barat sudah turun untuk melakukan olah TKP serta memeriksa para saksi.

Selain itu, jenazah juga sudah dievakuasi ke Puskesmas Mentok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terkait autopsi, pihak dari keluarga menolak untuk hal itu. Setelah dilakukan pemeriksaan dari Puskesmas Mentok, jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka.

“Untuk sementara, keterangan dari pihak keluarga, keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Maka dari itu kami akan buatkan berita acara penolakan dari kepolisian,” sebutnya. ( IBB )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *