WARTABANGKA.ID, TEMPILANG – Tiga pekerja tambang yang tertimbun tanah di kawasan IUP PT Timah di Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat telah ditemukan alam kondisi tidak bernyawa, Kamis malam (25/7).
Korban tewas bernama Budiar alias Badiok (50), warga Desa Air Lintang dan menantunya Fitriadi alias Fit (30 ) warga Desa Benteng Kota serta Suhai (40), warga Desa Air Lintang. Sedangkan 1 pekerja bernama Nie warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, selamat dalam peristiwa nahas tersebut.
“Tiga orang yang meninggal dunia, yakni Budiar, Suhai dan Fitriadi. Ketiganya, langsung dibawa ke rumah duka dan Insya Allah besok pagi (hari ini-red) akan dimakamkan di TPU setempat,” ucap Kades Benteng Kota, Saprul pada Kamis (25/7) malam.
Dia mengatakan, Nie, korban selamat dalam laka tambang itu hanya mengalami luka ringan karena tidak tertimbun seperti tiga rekannya.
“Dia tidak tertimbun, hanya kakinya yang terkena tanah longsoran itu dan selamat,” ujar Saprul.
Saprul tidak menampik lokasi tambang yang dikerjakan empat pekerja itu diduga kawasan IUP PT Timah.
“Mereka (bekerja) sesuai teknis, SOP-nya dari PT Timah Tbk, karena ini mitranya dan SOP-nya juga sudah sesuai. Kemungkinan karena sudah takdir jadi peristiwa ini terjadi,” tutup Saprul. (**)












