WARTABANGKA.ID, SUNGAILIAT– Ketua Harian DPD Partai Golkar Bangka Belitung (Babel), Rendra Basri mengambil formulir pendaftaran calon bupati/wakil bupati Bangka periode 2024-2029 di Sekretariat DPD Golkar Bangka, Sabtu (18/5).
Kepada wartawan, pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Bangka mengatakan ia memutuskan maju di Pilkada serentak pada November mendatang lantaran selama menjadi anggota DPRD Bangka memiliki keterbatasan dalam mengambil keputusan.
“Saat ini sudah memasuki empat periode di DPRD Bangka. Tapi tidak ada kewenangan kami dalam mengambil keputusan ataupun kebijakan,” ungkap Rendra.
Rendra berharap langkahnya untuk maju di Pilkada mendapatkan kemudahan. Meskipun diakuinya, ia membutuhkan waktu untuk menentukan mencalonkan diri sebagai bupati atau wakil bupati.
“Saya butuh merenunglah. Nanti pas pengembalian formulir akan kita tentukan pilihan nomor 1 atau 2,” tambahnya.
Sebagai kader Golkar, Rendra mengakui akan menyerahkan semua mekanisme pemilihan calon bupati/wakil bupati Bangka sesuai instruksi pusat.
“Apapun yang diputuskan Partai Golkar nanti itu merupakan keputusan terbaik,” ucapnya.
Sementara, usai Rendra Basri, Mustafa Kades Kimak juga ikut mengambil formulir pendaftaran calon bupati/wakil bupati Bangka periode 2024-2029 di Sekretariat Partai Golkar Bangka. Ia mengungkapkan alasannya ikut dalam kontestasi Pilkada.
“Saya pernah menjadi kades teladan se-Sumatera. Niat maju ini untuk memperhatikan ekonomi di pedesaan. Juga perjuangakan THR bagi perangkat desa,” ucapnya.
Terpisah, Sekretaris Tim Penjaringan Partai Golkar Ujang Supriyanto mengatakan Rendra Basri merupakan orang kedua yang mengambil formulir calon bupati/wakil bupati Bangka.
“Sesuai mekanisme, akan dilakukan survei secara serentak se-Bangka Belitung,”ujarnya. (**)












