Soal Peluang Bersanding Maju Lagi di Pilkada Bangka Barat 2024, Ini Kata Sukirman

Sukirman bersama Bong Ming Ming. Foto: IST

WARTABANGKA.ID, MENTOK – Bupati Bangka Barat, H. Sukirman akhirnya memberi tanggapan terkait peluang pasangan “Bersanding (Bersama Sukirman Bong Ming Ming) apakah akan bersama atau tidak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan pada November 2024 mendatang.

Ia mengatakan, sampai hari ini, dia dan Wakil Bupati Bong Ming Ming masih sangat kompak menjalankan amanah sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah. Bahkan, kekompakan tersebut sudah terjalin saat berdirinya Kabupaten Bangka Barat pada 21 tahun silam.

“Alhamdulillah mereka itu dari sejak awal mereka selalu mengikrarkan bersama – sama, namanya juga “Bersanding” kan. Tapi izinkan kami menuntaskan yang ini dulu, adapun tahapan-tahapan itu biar lah partai yang menilai, apakah kandidatnya ini masih layak untuk dimajukan atau ada yang lain yang lebih fresh mungkin kan, kami yang suka tidak suka sebagai kader partai menghormati itu,” kata Sukirman, Senin (22/4).

Dijelaskan Sukirman, selain dirinya, masih ada beberapa nama lain yang masih muda yang potensial seperti anggota DPRD Babel Mansyah dan anggota DPRD Bangka Barat Miyuni Rohantap.

“Karena Sukirman tidak sendiri kan, ada Pak Mansyah, ada Pak Miyuni, ini yang senior ya. Ada yang muda-muda lagi. Jadi silahkan kawan-kawan menilai kalau ternyata jatuh pilihannya sama Sukirman tanpa menampik yang lain,” ungkapnya.

Dirinya tak menampik bahwa sampai saat ini, ia dan Bong Ming Ming memang masih bersama-sama. Namun, kebersamaan itu hanya untuk menjalankan amanah yang belum tuntas sebagai kepala daerah bukan karena hal lainnya.

“Memang kami sedang berjalan. Jadi kalau kami turun ke lapangan memeriksa rumah sakit jangan dipikir bahwa kami sedang berkampanye, misal kami sedang ada turun di setiap kecamatan untuk betason berarti kami sedang menjalankan program yang sudah kita canangkan, Bangka Barat sehat badannya, tenang jiwanya, cerdas pemikirannya, baik ekonominya. Jadi izinkan kami dengan Bong Ming Ming untuk menuntaskan itu. Sampai hari ini kami tetap “Bersanding”. Tapi kita tidak tahu kehendak Allah kan,” ujar Sukirman.

Selain itu, dirinya memberikan tanggapan soal adanya beberapa nama yang dikabarkan akan menjadi calon pendampingnya pada Pilkada 2024 seperti Markus dari PDIP, Deddi Wijaya dari Partai Golkar serta dua anggota DPRD Bangka Barat M. Ali Purwanto dan Syaiful Fakah.

“Kalau ada nama Markus, itu kan kawan semua. Markus teman, Deddi Wijaya kawan, siapa lagi? Ada Ali Purwanto, Syaiful Fakah, ya kan? Orang-orang yang notabene dekat sama kita. Ini yang menghasilkan produk yang kita kerjakan saat ini. Terima kasih sama kawan – kawan itu kan,” sebut Sukirman.

Disinggung kemungkinan pindah ke parpol lain, Sukirman menegaskan ia tidak akan meninggalkan Partai NasDem yang telah berjasa mengusungnya duduk di kursi Bangka Barat 1 tanpa mahar.

“Jadi nggak ada alasan untuk pindah, kecuali menurut penilaian partai Sukirman ini tidak loyal, menyalahi ada program prioritas tidak dijalani. Jadi mudah – mudahan saya pikir dari kami pribadi tidak mungkin meninggalkan partai ini kecuali partai yang sudah tidak berkehendak dengan kita. Begitu juga hubungan dengan PKS. PKS itu untuk Bangka Barat ya Bong Ming Ming,” tutupnya. ( IBB/* )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *