WARTABANGKA.ID, MENTOK – Bupati Bangka Barat, H. Sukirman melantik sebanyak 66 kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Selasa (30/1). Kepsek yang dilantik terdiri dari kepala sekolah TK, 61 kepala SDN dan 2 orang kepala SMPN.
Bupati Sukirman mengatakan sebelumnya jabatan kepsek kebanyakan memang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Pelantikan kepsek dengan jumlah yang banyak juga pertama kali dilakukan di Bangka Barat.
“Jadi betul kepala sekolah ini kan banyak yang Plt dulu kan. Lama sekali. Jadi kita liat ada penerimaan PPPK meskipun itu berguyur ya Alhamdulillah ini terbanyak kan dari TK, SD dan SMP,” kata Sukirman kepada wartawan usai pelantikan.
Sukirman berharap dengan dilantiknya kepsek ini, sekolah akan jadi lebih baik lagi ditambah lagi dengan para guru yang sudah mumpuni.
“Harapannya supaya sekolahnya tambah bagus berarti para guru-gurunya pun sudah banyak yang mumpuni,” ujar Sukirman.
Menurutnya, setelah dilantiknya puluhan kepsek ini, tidak ada lagi yang mempunyai status sebagai Plt. Selain itu, jarak tempat tinggal kepsek dengan sekolah tersebut juga tidak terlalu jauh.
“Sampai hari ini tidak ada lagi. Kalau masih ada nanti kita sisir kembali. Tadi sudah saya sampaikan, jadi kalau bisa sesuai dengan tidak terlalu jauh lah setidaknya,” sebut Sukirman.
Sukirman menambahkan sebelum dilantik, kepsek ini sudah menjalani karirnya sebagai guru mengajar. Tentunya jam terbang yang sudah tinggi membuat mereka sangat layak untuk menjadi seorang kepala sekolah.
“Saya pikir mereka dari sebelum menjadi kepala sekolah ini sudah dari mengajar kelas 1, 2 dan 3 sampai akhirnya ini sesuai jam terbangnya mereka layak untuk menjadi kepala sekolah sehingga pembekalan untuk mengatasi anak- anak, saya pesan kan gimana caranya menyayangi anak-anak. Makanya kepala sekolahnya itu orang yang harus bisa mengayomi,” imbuh Sukirman.
“Mungkin beliau tidak memberi materi pelajaran di depan kelas secara ini tapi pelajaran untuk membuat kalian anak-anak itu dengan jujur dan segala macamnya sebagai kepala sekolah untuk memberi supaya anak-anaknya bisa menghargai guru-gurunya,” sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Rukiman yang tak lama lagi akan memasuki masa pensiun ini menyampaikan tentunya menjadi kepala sekolah adalah tantangan yang berat. Maka dari itu, sebagai kepala sekolah diharapkan dapat terus belajar serta menambah ilmunya.
“Kemudian sekarang tentunya sekolah-sekolah yang ramah anak kemudian sekolah yang aman bencana dan sekolah yang anti kekerasan dan sebagainya ini sebuah harapan kami sebagai kepala dinas yang sekarang ini mau pensiun,” tutup Rukiman. ( IBB )












