WARTABANGKA.ID – PT TIMAH (Persero) Tbk kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen mempererat silaturahmi dengan karyawan dan masyarakat. Kali ini, kegiatan digelar di Division Processing and Refinery, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (4/3/2026).
Safari Ramadan ini menjadi momentum kebersamaan antara Dewan Komisaris, Direksi, karyawan dan juga masyarakat di wilayah operasional Perusahaan.
Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan dan bantuan bagi masyarakat di Kabupaten Bangka Barat.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan diisi dengan penyerahan santunan, tausiyah Ramadan, buka puasa bersama, serta doa bersama. .
Dalam kesempatan tersebut, PT TIMAH menyerahkan santunan kepada 150 anak yatim piatu, bantuan bagi lima hafiz dan hafizah, santunan untuk guru ngaji dan marbot masjid, serta paket sembako bagi masyarakat Bangka Barat. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Ustaz Habib Zaki bin Yahya Alkaff dalam tausiahnya mengajak seluruh insan PT TIMAH untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT.
“Sebesar-besarnya syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat, terutama kesehatan, keimanan, dan kemudahan sehingga kita dapat berkumpul dalam Safari Ramadan PT TIMAH yang penuh keberkahan ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pesan Rasulullah SAW agar setiap pekerja meniatkan pekerjaannya sebagai bagian dari ibadah dan memberikan manfaat bagi orang lain.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Niatkan apa yang kita kerjakan di PT TIMAH sebagai amal ibadah,” pesannya.
Komisaris Utama PT TIMAH, Agus Rohman, mengajak seluruh insan perusahaan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman, disiplin, dan integritas.
“Puasa melatih kedisiplinan, kesabaran, dan integritas kita sebagai karyawan. Mari kita jaga amanah yang diberikan negara dengan menjalankan perusahaan secara benar dan menjauhi hal-hal yang dilarang,” tegasnya.
Ia juga membagikan filosofi “5B” sebagai pedoman hidup, yakni Bersyukur, Berdoa, Belajar, Bekerja, dan Berbagi.
“Setelah kita bersyukur dan berdoa, kita harus terus belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Ketika sudah memperoleh penghasilan, jangan lupa untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Produksi dan Komersial PT TIMAH, Ilhamsyah Mahendra, menyampaikan bahwa rasa syukur memiliki makna luas dalam kehidupan.
“Bersyukur bukan hanya tentang gaji atau penghasilan, tetapi juga tentang kesehatan, lingkungan kerja yang baik, dan kesempatan untuk bersilaturahmi. Itu semua harus kita nikmati dan syukuri,” katanya.
Ia juga mengapresiasi capaian kinerja karyawan pada Januari dan Februari 2026 yang dinilai sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh karyawan. Awal tahun ini menunjukkan kinerja yang baik. InsyaAllah dengan doa dan semangat, capaian ini bisa kita pertahankan hingga akhir tahun. Semoga 2026 menjadi tahun terbaik bagi kita semua,” harapnya. (*)
Sumber : timah.com












