WARTABANGKA.ID – PT TIMAH (Persero) Tbk terus berkomitmen dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan melibatkan produk-produk lokal untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Langkah ini tidak hanya membantu memperluas pemasaran UMKM, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan menjadikan produk UMKM lokal sebagai buah tangan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dilasanakan di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Melalui langkah ini, PT TIMAH tidak hanya mempererat silaturahmi dengan masyarakat dalam momentum Ramadan, tetapi juga turut membantu meningkatkan pemasaran produk-produk UMKM sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat dari program ini adalah Rini Erzaliana, pemilik brand Primadona yang memproduksi aneka keripik di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Rini mengatakan, keterlibatan produknya dalam kegiatan PT TIMAH memberikan dampak positif bagi usahanya, terutama dalam meningkatkan produktivitas dan omzet penjualan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Tiba-tiba ada pesanan dariPT TIMAH untuk kebutuhan acara dan dipesan dalam jumlah besar, tentu ini sangat berdampak pada peningkatan omset,” katanya.
Ia menyebutkan, pihaknya menyiapkan hingga 790 bungkus produk yang terdiri dari berbagai jenis camilan seperti rengginang, pisang coklat, pisang manis, keripik singkong dengan varian rasa jagung manis, keladi, serta peyek.
“Kalau Bulan Ramadan gini memang omset meningkat dan produksi juga meningkat, dengan adanya pesanan dari PT TIMAH ini makin menambah omset dan kita sebagai UMKM jadi semakin semangat,” ucapnya.
Menurut Rini, dukungan PT TIMAH sangat berarti bagi UMKM, terutama di tengah kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun dalam beberapa waktu ini.
Ia menjelaskan, produk Primadona dijual dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp1.000 hingga Rp15.000 per kemasan. Dalam kondisi normal, produksi bisa mencapai sekitar 20 hingga 30 kilogram per hari, sedangkan saat Ramadan produksi meningkat hingga 100 kilogram per hari.
Selain membantu meningkatkan penjualan, PT TIMAH juga membuka peluang promosi bagi para pelaku UMKM dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan pameran dan bazar.
“Dulu kami juga pernah diajak ikut pameran saat peringatan Hari Ibu. Jadi bukan hanya membantu penjualan, tapi juga membantu pemasaran supaya produk kami semakin dikenal,” tambahnya.
Rini berharap ke depan PT TIMAH dapat terus melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan promosi maupun pameran di berbagai daerah sehingga produk lokal dari Mentok dapat dikenal lebih luas.
“Harapannya kalau ada pameran atau bazar lagi kami bisa terus dilibatkan, supaya produk Primadona bisa dikenal tidak hanya di Mentok tapi juga di daerah lain,” harapnya.
Tak hanya Produk Primadona, PT TIMAH juga melibatkan UMKM lainnya seperti Sirup Jeruk Kunci Mirando, Keripik Jagung Asri dan Getas Afifah.
Program pelibatan produk UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan ini merupakan bagian dari upaya PT TIMAH dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal di wilayah operasional perusahaan. (*)
Sumber : timah.com












