WARTABANGKA.ID, LEPAR – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dipimpin langsung Mayjen TNI Muhammad Muchidin melaksanakan peninjauan terhadap sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik di wilayah Kodim 0432/Bangka Selatan (Basel), tepatnya di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Basel (28/2).
Dalam kunjungan itu, Mayjen Muchidin didampingi sejumlah pejabat Korem 045/Garuda Jaya itu, kedatangan rombongan disambut oleh Dandim 0432/Basel Letkol Agus Wicaksono, Sekda Basel Hefi Nuranda, Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi, Kapolsek Lepong, Camat, Kades, Sejumlah kepala OPD serta perangkat desa setempat.
Mayjen TNI Muhammad Muchidin mengatakan, kedatangannya bertujuan untuk memastikan seluruh program TMMD ke-127 berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
“Kedatangan saya ke sini dalam rangka pengawasan pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0432/Bangka Selatan, tepatnya di Desa Penutuk. Ada beberapa sasaran yang kita lihat hari ini, dan secara umum masih dalam progres pengerjaan. Mudah-mudahan sebelum tanggal 11 seluruh pekerjaan bisa selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Mayjen Muchidin.
Ia menjelaskan, sejumlah sasaran fisik yang ditinjau di antaranya pembangunan dan renovasi rumah, pembangunan jalan, MCK, mushola, serta penyediaan sumber air bersih. Uuntuk pembangunan jalan sepanjang 5.500 meter, saat ini progresnya telah mencapai sekitar 64 persen. Namun, pengerjaan sempat terkendala faktor cuaca.
“Dengan sisa waktu sekitar 10 hari ke depan, diharapkan Satgas TMMD dengan sisa waktu itu dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Memang, untuk jalan ini terkendala cuaca, tetapi kita optimistis dengan sisa waktu yang ada, Satgas bisa menuntaskan pekerjaan. Termasuk pembangunan MCK, mushola, serta sumber air bersih yang nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain kegiatan fisik, TMMD ke-127 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan jajaran Kepolisian. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan nonfisik juga kita laksanakan bersama dinas terkait dan pihak Kepolisian. Kita ingin memberikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama anak stunting, anak-anak muda agar memahami bahaya narkoba, pentingnya disiplin, serta wawasan kebangsaan,” katanya.
Menurutnya, melalui TMMD ini diharapkan masyarakat semakin mengenal dan merasa dekat dengan TNI maupun Polri. Selain itu, fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.
“Harapan kami, apa yang sudah dibangun bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. Pembukaan jalan sepanjang 5.500 meter ini diharapkan dapat membuka akses bagi masyarakat, termasuk menuju permukiman yang selama ini sulit dijangkau,” pungkasnya. (Ang)












