Aktivis Bangka Selatan Jadi Korban Teror Penyiraman Air Keras oleh OTK

WARTABANGKA.ID, ​TOBOALI – Aksi teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang aktivis di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengejutkan warga Toboali, pada Selasa (17/2) malam.

Insiden tersebut dialami M. Rosidi. Korban selama ini dikenal sebagai seorang aktivis yang sangat vokal. Peristiwa penyiraman tersebut terjadi di kawasan Simpang Ampera, Toboali, Basel.

Rosidi mengatakan, ​kejadian bermula saat dirinya sedang mengendarai mobilnya usai berkunjung dari Warkop 77 Toboali.

Menurut dia, aksi penyiraman air keras terhadap dirinya diduga telah dibuntuti oleh pelaku yang berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepeda motor matic.

​”Saat itu saya hendak pindah ke Warkop Ampera. Kaca mobil sebelah kanan memang tidak tertutup rapat, lalu tiba-tiba ada cairan terasa panas menyiram tubuh saya,” jelas Rosidi.

​Akibat kejadian tersebut, Rosidi mengalami luka melepuh di sejumlah bagian tubuh, termasuk pipi kanan dan kaki. Ia segera dilarikan ke RSUD Junjung Besaoh untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Saat ini korban masih dalam penanganan tim medis.

Atas kejadian yang menimpanya, Rosidi menegaskan akan menempuh jalur hukum.

“Saya akan melaporkan kasus ini ke polisi agar segera diungkap siapa pelaku serta dalang di balik aksi ini,” pungkasnya.

Diketahui, M. ​Rosidi memang dikenal sebagai sosok orang yang vokal dalam mengkritisi kebijakan pemerintah daerah maupun lembaga lainnya.

Bahkan, belakangan ini, Rosidi melalui akun media sosialnya tengah menyoroti berbagai kasus termasuk dugaan pengeroyokan terhadap mantan Direktur RSUD Bangka Selatan, dr. Fauzan, yang diduga melibatkan oknum polisi berinisial RD.

Insiden tersebut pun mendapat perhatian masyarakat, karena aksi teror penggunaan air keras terhadap pengendara saat malam hari dinilai sangat membahayakan keselamatan. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *