Disdikbud Basel Kurangi Jam Tatap Muka Siswa Selama Ramadan

Kepala Dindikbud Basel Anshori

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan penyesuaian durasi pembelajaran tatap muka selama bulan puasa ramadan 1447 hijrah atau 2026.

Pengurangan jam pembelajaran itu dilakukan, guna menjaga efektivitas belajar sekaligus mendukung kelancaran ibadah puasa siswa. Dimana, alokasi waktu setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit dari jadwal normal.

Kepala Dindikbud Basel Anshori mengatakan, untuk jam pembelajaran pertama juga disesuaikan yang dimulai pukul 08.00 WIB, sementara jenjang PAUD/TK diberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

“Kebijakan ini diikuti dengan peniadaan sementara kegiatan upacara bendera, senam, dan ekstrakurikuler. Sekolah diarahkan memanfaatkan waktu belajar dengan kegiatan yang lebih ringan serta berorientasi pada penguatan karakter dan nilai spiritual. Satuan pendidikan juga dilarang melaksanakan aktivitas fisik berat yang berpotensi mengganggu ibadah puasa,” kata Anshori, Selasa (17/2).

Ia mengatakan, pengurangan durasi tatap muka bukan berarti menurunkan kualitas pembelajaran. Penyesuaian ini agar siswa tetap fokus belajar tanpa kelelahan selama berpuasa.

“Substansi pembelajaran tetap berjalan, hanya metode dan pengelolaan waktunya yang disesuaikan,” ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, Sekolah tetap diminta menyusun kegiatan edukatif yang seimbang antara akademik dan pembinaan karakter, termasuk aktivitas keagamaan dan sosial selama ramadan. Setiap satuan pendidikan juga diwajibkan melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut kepada pengawas binaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga siswa tetap produktif sekaligus dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” pungkasnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *