Golkar Bangka Barat Gelar Musda VI, Target Rebut Kursi Ketua DPRD hingga Bupati

Jajaran pengurus dan kader Partai Golkar berfoto bersama usai pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat, di Resto Rumah Keboen, Kecamatan Mentok, Sabtu (31/1). Musda ini digelar untuk konsolidasi internal sekaligus memilih kepengurusan baru Partai Golkar Bangka Barat. WARTABANGKA/ Inaz Zafira

WARTABANGKA.ID, MENTOK – DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Resto Rumah Keboen, Kecamatan Mentok, Sabtu (31/1).

Musda VI ini bertujuan memperkuat konsolidasi internal sekaligus memilih kepengurusan baru DPD Partai Golkar Bangka Barat untuk periode selanjutnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman, mengatakan pelaksanaan Musda di Bangka Barat merupakan bagian dari agenda Musda serentak se-Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, sesuai jadwal konsolidasi yang telah kita tetapkan, hari ini Bangka Barat melaksanakan Musda. Tadi sudah kita buka secara resmi dan harapannya seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” kata Algafry kepada wartawan.

Algafry berharap Musda VI ini mampu melahirkan kepengurusan Partai Golkar Bangka Barat yang solid dan mampu membawa kejayaan partai ke depan.

“Tujuan Golkar jelas, menyusun rekonstruksi kepengurusan baru yang kuat dan solid, sehingga Bangka Barat ke depan bisa lebih jaya,” ujarnya.

Terkait kandidat ketua, Algafry menegaskan mekanisme pemilihan diserahkan sepenuhnya kepada forum Musda.

“Kalau ada lebih dari satu atau tiga kandidat itu Alhamdulillah. Semua akan dimusyawarahkan dan diputuskan melalui pleno Musda,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa terdapat syarat khusus bagi kader yang ingin maju sebagai Ketua DPD II Partai Golkar.

“Untuk menjadi ketua tentu ada syarat minimal, di antaranya sudah lima tahun berproses di Golkar, kecuali ada diskresi tertentu dari DPP Partai Golkar,” jelas Algafry.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat, Deddi Wijaya, menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya periode 2020–2025, Golkar Bangka Barat mencatatkan peningkatan signifikan dalam perolehan suara Pemilu.

“Di legislatif, suara Golkar meningkat menjadi lebih dari 16 ribu suara, naik hampir 100 persen dan tidak jauh berbeda dengan PDIP sebagai pemenang pemilu yang memperoleh 17 ribu lebih suara,” ungkap Deddi.

Selain itu, jumlah kursi DPRD juga bertambah dari dua menjadi tiga kursi. Bahkan, Partai Golkar juga berhasil menempatkan kadernya sebagai Wakil Bupati Bangka Barat.

“Alhamdulillah, di eksekutif kita juga ada Wakil Bupati dari Partai Golkar,” katanya.

Deddi berharap siapapun yang terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Barat ke depan mampu melanjutkan dan meningkatkan capaian tersebut.

“Target ke depan seperti yang disampaikan Sekjen Provinsi tadi, legislatif kita harus jadi ketua dan eksekutif kita menjadi Bupati,” tutup Deddy. (*/IBB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *