Bahlil Targetkan Golkar Babel Tambah Kursi, Kawal Program Prabowo–Gibran hingga Regulasi Timah

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan arahan usai melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) periode 2025–2030, di Aston Emidary Hotel, Pangkalpinang, Minggu (25/1). Bahlil menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif Golkar serta menegaskan komitmen kader untuk mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk penguatan regulasi sektor pertambangan timah. WARTABANGKA/Roni Bayu

WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di bawah kepemimpinan Hidayat Arsani bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal konsolidasi politik dengan target peningkatan perolehan kursi legislatif.

Hal tersebut disampaikan Bahlil usai melantik pengurus DPD Golkar Babel periode 2025–2030, di Aston Emidary Hotel, Minggu (25/1).

Ia menegaskan kepengurusan baru memiliki mandat jelas untuk menaikkan jumlah kursi Golkar di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.

“Dengan pelantikan ini, harapan kita Golkar mampu melakukan konsolidasi secara menyeluruh. Targetnya jelas, menaikkan kursi baik di kabupaten, kota, provinsi, maupun di tingkat pusat,” ujar Bahlil.

Selain target elektoral, Bahlil juga menekankan pentingnya peran kader Golkar yang berada di legislatif maupun eksekutif dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami meminta seluruh kader partai yang ditugaskan di parlemen dan eksekutif untuk mengawal program prioritas pemerintah, seperti program makan bergizi, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan program strategis lainnya,” tegasnya.

Secara khusus untuk Bangka Belitung, Bahlil menyoroti isu tata kelola pertambangan timah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius melalui regulasi yang berpihak kepada masyarakat. Ia menyebut pemerintah tengah menyiapkan aturan terkait harga minimum timah guna menjaga pendapatan rakyat.

“Tadi disampaikan akan dibuat regulasi terkait harga minimum timah. Saya sebagai Menteri ESDM sudah berkomunikasi dengan Komisi XII DPR RI, dalam hal ini Pak Bambang sebagai ketua. Dalam waktu dekat regulasi itu akan kita siapkan,” katanya.

Bahlil menegaskan pembangunan sektor pertambangan harus bersifat win-win solution, di mana investor, masyarakat, dan pemerintah sama-sama memperoleh manfaat.

“Tidak boleh pengusahanya bagus tapi rakyatnya tidak sejahtera. Investasi harus tumbuh bersama, investor tumbuh, rakyat tumbuh, dan pemerintah mendapat pendapatan,” pungkasnya.

Pelantikan kepengurusan DPD Golkar Babel ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan struktur partai sekaligus mempertegas peran strategis Golkar dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *