WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMindag) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di wilayah itu.
Plt Kepala DKUKMindag Basel Deka Indra mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), serta penyaluran LPG 3 kilogram tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
“Hasil monev menunjukkan distribusi LPG 3 kilogram di Bangka Selatan masih lancar, stok aman dan tidak ada permainan harga dilapangan,” katanya, Kamis (22/1).
DKUKMindag mengingatkan agen dan pangkalan agar tidak melayani pembelian dalam jumlah berlebihan serta akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran distribusi LPG bersubsidi.
“Untuk distribusi dari LPG 3 kg dari agen ke pangkalan masih terkendali dan kondusif, serta dihimbau kepada para masyarakat untuk tidak panik apabila ada isu kelangkaan gas LPG,” pungkasnya.
Sementara itu, Adapun agen penyalur LPG 3 kilogram di wilayah Bangka Selatan:
PT. Haluan Karya Mandiri (HKM)
Distribusi 5 mobil/hari total 2800 tabung dengan menyuplai 81 pangkalan di wilayah Bangka selatan. Dengan satu pangkalan sebanyak 1500 tabung per bulan
PT. Eriks Dharma Pratama
Distribusi 3 mobil/hari total 1680 tabung dengan menyuplai 44 pangkalan di wilayah Bangka Selatan. Dengan satu pangkalan 1000 tabung bulan.
PT. Ladang Intan Nusantara
Distribusi 1 mobil hari total 560 tabung dgn menyuplai 23 pangkalan di wilayah Basel yakni seminggu 2 kali. (Ang)












