WARTABANGKA.ID, KOBA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, melantik 105 pejabat di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Bangka Tengah pada Kamis (15/1). Para pejabat yang dilantik terdiri dari 6 pejabat Eselon II, 95 pejabat Eselon III dan IV, serta 4 Kepala Puskesmas.
Algafry menegaskan bahwa proses pelantikan ini didasarkan pada penilaian kapasitas secara profesional tanpa adanya intervensi.
“Saya pastikan tidak ada intervensi. Sejak awal saya ingatkan tim penilai agar tidak ada titip-menitip. Ini murni penilaian objektif berdasarkan kapasitas,” tegas Algafry.
Dari jajaran Eselon II, terdapat enam Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yang resmi menjabat, yakni: Indrawadi (Kepala Dinas Pendidikan), Zulpan (Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga), Redha Tama (Kepala BPKAD), R.M. Ikmanto (Kepala Bappeda), Pangihut Sihombing (Inspektur Daerah) dan Yardiansyah (Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan).
Algafry menjelaskan, pelantikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) terpaksa ditunda karena masih menunggu rekomendasi resmi dari Dirjen Capil. Rencananya, pelantikan tahap kedua bagi 13 pejabat lainnya akan menyusul dalam waktu dekat.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan publik. Ia menginstruksikan setiap OPD untuk menciptakan minimal tiga inovasi sebagai terobosan pembangunan.
“Setiap OPD harus punya minimal tiga inovasi. Jika tidak mampu berinovasi, akan kita evaluasi dan geser. Pak Sekda akan memberikan reward and punishment terkait hal ini,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mematuhi aturan yang berlaku, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Pada acara tersebut, dilaporkan satu pejabat mengikuti pelantikan secara daring melalui Zoom karena mendampingi orang tuanya yang sedang kritis, sementara dua ASN lainnya diketahui berasal dari luar lingkungan Pemkab Bangka Tengah. (**)












