Terseret Ombak di Pantai Teluk Uber, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif terhadap Aditya

WARTABANGKA.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang resmi membuka operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Teluk Uber, Kabupaten Bangka, Selasa sore.

Korban diketahui bernama **Muhammad Aditya Tri Nugroho (19)**. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul **13.45 WIB**, saat korban berenang bersama tiga orang rekannya di kawasan pantai. Namun nahas, korban bersama salah satu rekannya bernama **Sofian** tiba-tiba terseret arus kuat disertai gelombang tinggi.

Sofian berhasil menyelamatkan diri dengan menggapai bebatuan di tepi pantai. Sementara Aditya terseret arus ke arah tengah laut hingga akhirnya hilang dari pandangan.

“Kondisi gelombang saat kejadian cukup besar. Rekan korban berhasil menyelamatkan diri, namun korban Aditya terseret arus kuat hingga menghilang,” ujar **Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika**.

Usai menerima laporan dari pihak keluarga, Kansar Pangkalpinang segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian di koordinat **1°52’18.80″S 106°10’11.45″E**.

Setibanya di lokasi, tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur potensi SAR yang telah berada di lapangan. Unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi Rescuer Kansar Pangkalpinang, Satpolairud Polres Bangka, TNI AD, BPBD Kabupaten Bangka, SAR Brimob Kompi C Sungailiat, Damkar Kabupaten Bangka, Laskar Sekaban, serta aparat desa setempat.

Untuk memaksimalkan pencarian pada hari pertama, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya **Rubber Boat (perahu karet)** milik Basarnas dan Laskar Sekaban guna menyisir permukaan perairan. Selain itu, **drone thermal** milik Basarnas juga diturunkan untuk memantau area pencarian dari udara.

Mikel menambahkan, kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian tersebut.

“Cuaca yang kurang bersahabat dan gelombang tinggi menjadi kendala di lapangan. Meski demikian, pencarian tetap kami optimalkan, salah satunya dengan penggunaan drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh korban dari udara,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, **Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran dan pemantauan** di sekitar lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *