WARTABANGKA.ID, KOBA – Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momen penuh haru dan refleksi bagi Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda.
Pada kesempatan tersebut, ia mengenang sosok ibunya yang telah wafat sebagai figur sentral dengan peran luar biasa dalam perjalanan hidupnya.
“Ibu bagi saya adalah sosok yang memiliki peran luar biasa. Meskipun saat ini beliau sudah almarhumah, tentunya beliau tetap menjadi sosok yang sangat saya hormati dan sayangi,” kenang Efrianda, Senin (22/12).
Momentum Hari Ibu ini, lanjutnya, hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh anak di Indonesia untuk tidak melupakan jasa dan pengorbanan seorang ibu.
Menurutnya, peran ibu tidak hanya sebatas melahirkan dan membesarkan, tetapi juga membentuk karakter, nilai dan arah kehidupan anak-anaknya.
“Bagi yang masih memiliki ibu, hormatilah, layanilah dan rawatlah ibunya. Jangan pernah lelah untuk mendoakan ibu, karena dari beliaulah kita mendapatkan motivasi dan kekuatan hingga bisa menjadi seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Efrianda juga menyoroti peran ibu di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Ia menilai, meskipun pola pengasuhan mengalami perubahan seiring kemajuan teknologi dan sosial, kasih sayang seorang ibu tetap tidak tergantikan.
“Kalau melihat kondisi sekarang memang berbeda dengan dulu. Dulu anak-anak sering dipeluk, sekarang mungkin tidak sesering itu. Namun yakinlah, ibu selalu berusaha menyesuaikan diri dengan zamannya. Kasih sayang ibu tidak akan pernah habis,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, sosok ibu adalah pahlawan sejati dalam keluarga yang kerap berjuang tanpa pamrih dan tanpa sorotan.
Karenanya, peringatan Hari Ibu diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan penghormatan, kepedulian dan bakti kepada ibu dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, ibu adalah pahlawan. Pengorbanannya tidak bisa diukur dengan apapun. Mari jadikan Hari Ibu sebagai pengingat untuk selalu berbuat baik dan membahagiakan ibu kita,” tutupnya. (**/)












