DPPP Basel Pastikan Pangan Lokal Aman untuk Dukung Program MBG

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar rapat penting terkait dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG (Makan Bergizi Gratis).

Rapat ini berlangsung di ruang pertemuan DPPP Basel, Selasa (2/12) tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Bupati Muhamad Zamroni, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung Sulastri, Kabid Pangan Kabupaten Basel Fitri Laila, perwakilan dari BGN, SPPI, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Kabid Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, Sulastri, menjelaskan bahwa rapat ini berfokus pada pembahasan lingkungan dan dukungan penuh terhadap program MBG di Basel.

“Yang utama, kami memastikan penyediaan dan penyajian bahan pangan yang diolah kepada sasaran, terutama anak-anak sekolah, agar sasaran MBG itu berkualitas, yakni makan beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” kata Sulastri.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Basel atas pelaksanaan rapat ini. Ia juga menekankan bahwa fokus utama hari ini adalah meninjau SPPG (Sentra Pengolahan dan Penyajian Pangan) di Basel. Menurut dia, Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan dari BGN yang terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional serta dinas pangan di lingkup Kabupaten/Kota.

“Kami melihat SPPG, terutama dari pasokan barang pangan masuk, tempat pencucian, higienitas, sanitasi, dan dapur serta peralatannya. Semua sudah kita lihat sesuai dengan SOP petunjuk teknis,” ujarnya.

Selain inspeksi, pihaknya juga melakukan pengujian sampel terhadap komoditas seperti tarrot (ubi talas/sejenisnya), wortel, bawang putih, bawang merah, dan semangka.

“Hasilnya negatif semua, artinya aman untuk diberikan kepada anak-anak,” ungkapnya.

Pihaknya berharap sinergi ini dapat mendorong gizi anak-anak, menjadikan pangan yang sehat, aman, serta membentuk generasi yang berkualitas di masa depan melalui gerakan gizi seimbang.

Sementara itu, Kabid Pangan DPPP Basel Fitri Laila mengatakan, rapat tersebut juga bertujuan mengidentifikasi produk pangan lokal.

“Diharapkan kegiatan MBG, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan, seharusnya wajib menggunakan komoditi pangan lokal. Adapun upaya ini merupakan penekanan Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Bangka Selatan kepada seluruh SPPG di wilayahnya untuk memanfaatkan produk pangan lokal asli daerah,” pungkasnnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *