WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsana Toboali mitra Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Senin (24/11).
Pelaksanaan ini dipantau langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Basel Debby Vita Dewi, bersama jajaran Forkopimda dan pihak terkait.
Pengelola SPPG Angsana Toboali Ali Muzakir mengatakan, pada tahap awal pihaknya mendapat penugasan menyediakan 1.000 porsi untuk para penerima manfaat di SMA Negeri 1 Toboali.
“Untuk perdana ini kami ditugaskan menyediakan dan mendistribusikan 1.000 porsi. Insyaallah pada pekan berikutnya akan naik menjadi 2.500 porsi,” kata Ali yang juga anggota DPRD Basel.
Menurut dia, hadirnya dapur MBG bukan hanya mendukung pemenuhan gizi pelajar, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui serapan tenaga kerja lokal. Keberadaan tenaga kerja yang terlibat merupakan bukti bahwa MBG menghadirkan manfaat berlapis, tidak hanya untuk peningkatan kualitas gizi pelajar namun juga membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat
“Satu dapur MBG melibatkan 50 pekerja yang seluruhnya dari Bangka Selatan, terutama Toboali. Tiga tenaga inti digaji langsung oleh BGN, yaitu kepala dapur, ahli gizi, dan akuntan. Selebihnya ada 47 relawan yang menangani operasional mulai dari memasak, pemorsian, pencucian hingga distribusi,” jelasnya.
Ali juga mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Bangka Selatan yang telah membantu mempersiapkan seluruh mitra BGN, terutama dalam pemenuhan standar operasional.
“Pemkab Bangka Selatan sangat suportif. Mulai persiapan sarana hingga pendampingan sertifikasi SLHS, sertifikasi halal dan sertifikasi chef turut difasilitasi dan terus dipantau Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Meski pelaksanaan berjalan lancar, Ali tak menampik adanya kendala kecil yang sempat terjadi. Hanya sempat mati lampu sebentar. Itu jadi catatan kami untuk lebih siap ke depannya.
“Dengan dimulainya distribusi perdana ini, diharapkan program MBG dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelajar untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan unggul di Bangka Selatan,” pungkasnnya. (Ang)












