WARTABANGKA.ID – KEMENDUKBANGGA/BKKNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar
Edukasi Parenting tentang Kesehatan Ibu dan Anak dengan tema edukasi pencegahan dan penanganan stunting pada 1000 hari pertama kehidupan. bertempat di ruang Betason Pemerintah Kota Pangkalpinang,senin (17/11)
Kegiatan dihadiri Kepala BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fajar Supriadi Sentosa, Wakil Walikota Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna serta Kepala OPD Pemerintah kota Pangkalpinang.
Fajar Supriadi Sentosa mengatakan gerakan orang tua asuh cegah stunting bagi keluarga resiko stunting 1000 hari pertama kehidupan di kota Pangkalpinang di gabung dengan acara penyerahan simbolis Distribusi
Bantuan Nutrisi GENTING oleh Mitra Srikandi PT PLN UIW Babel.
“Jadi hari ini merupakan kegiatan pencegahan stunting (Genting) gerakan orang tua Asuh cegah stunting, kebetulan mitra kita itu PLN jadi kita minta bantuan PLN untuk membantu anak-anak ataupun ibu hamil yang berisiko stunting,”ujarnya.
Fajar Supriadi Sentosa juga menjelaskan kegiatan genting pertama digelar di kabupaten Bangka dan di Pangkalpinang adalah yang kedua dan kegiatannya sama selain sosialisasi juga memberikan bantuan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan batita yang stunting.
“Untuk sasaran di Pangkalpinang ada 460 namun tadi yang dikasih bantuan 100 dan Pangkalpinang sebenarnya sudah mencapai target, begitu juga secara keseluruhan untuk sementara Bangka belitung”ungkapnya.
Lebih lanjut Fajar menuturkan hampir semua mitra membantu program genting seperti PT timah, perusahaan sawit yang ada di babel serta instansi pemerintah, kejaksaan, BKN dan lainnya.
“Selain program genting juga ada program Tamasya yang merupakan program layanan penitipan anak terpadu sama tujuannya untuk mencegah stunting,”pungkasnya.
Sementara kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, yang turut membagikan bantuan. Gerakan ini menurutnya sangat membantu pemerintah dalam mengentaskan angka stunting di Ibukota Provinsi.
“Kegiatan ini sangat penting sekali agar kedepannya tidak ada lagi anak-anak yang ber resiko stunting agar anak-anak Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” ujarnya.












