WARTABANGKA.ID, SUNGAILIAT – Ratusan karateka Institut Karate-do Indonesia (INKAI) mengikuti Gashuku atau Ghosuko (latihan gabungan) serta ujian Dan zona I Sumatera 2025, di Pantai Tanjung Pesona, Sabtu (15/11).
Gashuku serta ujian yang diikuti karateka kali ini, guna meraih sabuk cokelat dan hitam, yang digelar 14-16 November 2025.
Ketua pengurus daerah (Pengda) INKAI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rudi dalam sambutannya menyampaikan, ujian yang digelar guna meningkatkan kemampuan teknik karate serta membentuk karakter karateka yang tangguh dan berprestasi.
“Jadi sudah sering saya sampaikan, kunci untuk tangguh dan berprestasi yaitu dengan disiplin dan soliditas yang tinggi,” ungkapnya.
“Di INKAI sesama karateka saling mendorong untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadi jaga kekompakan kita semua,” imbuhnya.

Rudi juga mengajak pelatih, pengurus, atlet, maupun orang tua untuk terus bersinergi demi melahirkan karateka yang tidak hanya tangguh di medan pertandingan, tetapi juga memiliki integritas dan semangat sportivitas yang tinggi.
Ia pun berharap, karateka yang nantinya telah lulus ujian sabuk hitam, diharapkan dapat membuka dojo (tempat berlatih karate) hingga tingkat terkecil.
“Di desa dan tempat terpencil, banyak yang mau bergabung dan cinta kepada INKAI,” tukasnya.
Dalam ujian Dan zona I Sumatera 2025, karateka diuji langsung oleh Sekretaris Dewan Guru, Christine Taroreh serta dua anggota dewan guru yaitu Basmara Pradipta dan Taufik Abbas. (*/)












