Rapat Banggar DPRD Babel Terkait RAPBD 2026, TAPD Optimis Capai Rp1,8 T

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya

WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG– Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Banggar DPRD Babel, Rabu (13/11).

Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Sekretariat TAPD.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, yang menjelaskan fokus utama pembahasan kali ini terkait laporan hasil pembahasan anggaran dari masing-masing komisi.

“Jadi hari ini, kita di Badan Anggaran mulai membahas laporan anggaran hasil pembahasan komisi tingkat mitra, yaitu Komisi I, II, III, dan IV,” ujar Didit kepada sejumlah wartawan

Didit menyampaikan, total nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni yang diusulkan eksekutif untuk tahun 2026 mencapai Rp1,8 triliun.

Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula diproyeksikan sebesar Rp714 miliar. Namun, dalam pembahasan Banggar, angka tersebut disepakati mengalami penambahan menjadi sekitar Rp800 miliar dan berpotensi meningkat hingga Rp897 miliar.

“Kita sepakat ada penambahan dari PAD sebesar Rp714 miliar menjadi Rp800 miliar. Nanti secara teknis akan dibahas lebih lanjut dengan TAPD, termasuk dari sektor mana saja peningkatan itu bisa dicapai,” katanya.

Menurut Didit, PAD Babel bersumber dari tujuh objek pajak utama di tingkat provinsi. Ia mencontohkan, di antaranya berasal dari pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan, serta pajak mineral bukan logam dan batuan.

“Itu teknis nanti akan dijelaskan lebih detail oleh TAPD, karena sumbernya dari tujuh objek pajak yang dikelola provinsi,” ujar Didit.

Didit menambahkan, setelah pembahasan Komisi I selesai, rapat akan dilanjutkan oleh Komisi II pada sesi siang hari. Selanjutnya, Banggar akan merangkum seluruh hasil pembahasan komisi sebagai dasar dalam menetapkan nota keuangan dan rancangan akhir APBD 2026.

“Untuk sementara, yang dibahas masih sebatas penyesuaian angka pendapatan. Pembahasan detail akan dilanjutkan oleh komisi berikutnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *