WARTABANGKA.ID, MENTOK – Perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-14 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 telah selesai dilaksanakan. Clossing ceremony MTQH ini berlangsung di Sport Hall, Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, Selasa (11/11) malam.
Di ajang ini, lagi dan lagi Kabupaten Bangka berhasil menjadi juara umum MTQH XIV Provinsi Babel dengan poin 575. Posisi kedua disusul Kota Pangkalpinang dengan poin 465. Kemudian, Kabupaten Belitung berada di posisi ketiga dengan poin 400. Lalu, Kabupaten Bangka Tengah dengan poin 330 berhasil menduduki juara keempat.
Kabupaten Bangka Barat sebagai tuan rumah hanya bisa meraih juara kelima dengan perolehan nilai sebanyak 315. Sementara, Kabupaten Bangka Selatan menjadi juara keenam dengan poin 295.
Kabupaten Belitung Timur berada di peringkat buncit dengan perolehan nilai 50.
Bupati Bangka Barat Markus mengatakan MTQH bukan semata ajang perlombaan, tetapi merupakan sarana untuk ajang peningkatan keimanan serta kecintaan terhadap semangat cinta terhadap kitab suci, memperkokoh nilai – nilai keimanan, mempererat serta tali silaturahmi dan persatuan di antara kita semua.
“Kami berharap melalui event ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang berprestasi dan berkualitas yang nantinya akan menjadi perwakilan di event nasional maupun internasional,” kata Markus dalam sambutannya.
Markus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasinya yang telah berjuang dengan sangat sportif selama pelaksanaan pertandingan.
“Apapun hasilnya kalian semua telah memberikan yang terbaik dan telah menjadi pemenang bagi masing daerah,” ujar Markus.
Selain itu, Markus juga mengucapkan selamat kepada para juara dari masing – masing cabang perlombaan. Dirinya berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Karena sejatinya, setiap langkah, setiap ayat yang dibaca, dan setiap usaha yang telah dilakukan adalah bentuk ibadah mulia di sisi tuhan yang maha kuasa,” jelas Markus.
Markus sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga event ini dapat terselenggara dengan baik. Ia juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dewan hakim dan panitera yang telah bekerja keras dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme dalam menyukseskan kegiatan ini dari awal hingga akhir.
“Untuk itu, kami atas nama pemerintah kabupaten Bangka Barat mohon maaf jika selama pelaksanaan kegiatan MTQH ini belum terdapat hal – hal yang optimal dan masih jauh dari kata sempurna. hal ini akan menjadi evaluasi kami ke depan untuk melakukan perbaikan di dalam penyelenggaraan event pertandingan keagaaman mendatang,” imbuh Markus.
Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani yang diwakili Asisten III Administrasi Umum Drs. Yunan Helmi menyebut dalam sebuah perlombaan, menang atau kalah adalah hal biasa, apalagi menjadi juara tentu idaman setiap peserta.
“Maka terus berusaha agar dapat mempertahankan predikat juara. Yang belum berkesempatan menjadi juara, tak perlu berkecil hati karena kalian telah menjadi bagian terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan selalu ada waktu dan kesempatan berikutnya,” ungkap Yunan.
“Teruslah memperbaiki diri serta sempurnakan kekurangan dan senantiasa melakukan latihan. Generasi terbaik bukanlah generasi yang tak pernah kalah. Generasi terbaik adalah generasi yang bisa bangkit dari setiap kekalahan,” lanjutnya.
Dikatakan Yunan, kepada para pemenang diharapkan untuk terus mempersiapkan diri karena tantangan yang akan dihadapi kedepan akan lebih sulit yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ ) tingkat Nasional Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah.
“Saya menitipkan harapan kepada LPTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat mempersiapkan Kafilah Ke pentas Nasional 2026 nanti. Panggil seluruh peserta menjadi juara 1, 2, 3. Adakan pembinaan yang kompetitif agar tercipta mental yang kuat. Selenggarakan pembinaan yang singkutan agar saat menjelang keberangkatan kebetulan nasional terpilih peserta yang benar-benar siap secara fisik maupun mental,” harap Yunan.
Selain itu, Yunan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat selaku tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits ke – 14 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas segala upaya sehingga event ini berjalan dengan sukses dan lancar tanpa terkendala suatu apapun.
“Semoga bumi Sejiran Setason menjadi bagian perekat yang kuat bagi eksistensi bumi serumpun sebalai. Selamat berjumpa di Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits ke – 15,” tutup Yunan. ( IBB )












