WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Bupati Bangka Selatan (Basel) Riza Herdavid melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Basel, Senin (20/10).
Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan modal bagi pelaku UMKM beberapa waktu lalu.
Dimana, keluhan itu mencuat di komentar grup FB Kabar Basel Kite setelah bantuan sebesar Rp1 juta yang disalurkan melalui Bank Sumsel Babel (BSB) Toboali itu disebut-sebut dipotong sebesar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu oleh oknum pengurus di lapangan.
Bupati Riza mengungkapkan menerima aduan melalui media sosial mengenai adanya oknum pegawai yang diduga melakukan pemungutan dana bantuan modal UMKM sebesar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu dari Rp 1 juta oleh oknum pengurus lapangan.
“Saya mendapat laporan di media sosial bahwa ada oknum yang mencoba bermain-main dengan bantuan modal terhadap pelaku UMKM kita. Makanya hari ini saya langsung turun untuk melakukan sidak,” kata Riza kepada wartawan.
Namun, kata dia, saat sidak berlangsung, oknum ASN yang dimaksud tidak hadir di kantor. Kemudian, ia langsung memerintahkan kepala DKUKMINDAG untuk memberikan sanksi berupa surat peringatan (SP) atas pelanggaran disiplin kepegawaian.
“Karena tidak masuk, saya sudah perintahkan kepala dinasnya untuk memberi sanksi SP. Secara disiplin, oknum ini harus diberi tindakan terlebih dahulu,” tegasnya.
Ia mengatakan, dalam mendalami laporan pengaduan tersebut, dirinya telah melibatkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan investigasi mendalam terkait laporan masyarakat tersebut.
“Saya sudah panggil Inspektorat dan BKD untuk mendalami laporan ini. Kalau nanti terbukti benar, silakan ditindak sesuai regulasi apakah sanksi ringan, sedang, atau berat tergantung kesalahannya,” ujarnya.
Meski demikian, Riza masih berharap terkait laporan dugaan pungli tersebut tidak benar. Namun, pihaknya akan tetap mengumpulkan bukti-bukti untuk memastikan kebenaran informasi tersebut
“Saya masih berdoa semoga saja info ini tidak benar. Tapi kalau benar, dinas terkait harus bertindak tegas. Makanya saya sidak membawa Inspektorat dan BKD agar kita bisa menindaklanjuti laporan ini dengan hati-hati dan sesuai prosedur,” pungkasnya. (Ang)












