Terlambat Hadiri Rapat Paripurna RPJMD 2024-2029, Gubernur Hidayat Arsani Ungkap Penyebabnya

Gubernur Babel, Hidayat Arsani didampingi pimpinan DPRD Babel saat rapat paripurna agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2024-2029 pada Senin (6/10) sore. WARTABANGKA.ID/Roni Bayu 

WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Rapat paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2024-2029 pada Senin (6/10) sore, akhirnya tetap digelar.

Pelaksanaan paripurna terpaksa mengalami skors, atau tertunda dari jadwalnya dikarenakan ketidakhadiran Gubernur Babel Hidayat Arsani. Diketahui pada saat yang sama, gubernur harus mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya di Pangkalpinang, Babel.

Seusai mendampingi Presiden, Gubernur Hidayat Arsani bersama Forkopimda bertolak ke Kantor PT Timah Tbk guna meredam ribuan massa dari masyarakat penambang Babel.

“Jadi saya mohon maaf atas keterlambatan ini,” ungkap gubernur saat memberikan sambutan usai mendengar persetujuan dari tujuh fraksi di DPRD Babel.

Hidayat mengakui tetap memaksakan hadir di rapat paripurna ini agar Raperda RPJMD 2024-2029 yang hampir memasuki masa deadline dari pemerintah pusat dapat diselesaikan pada hari itu juga.

“Ya, saya sempatkan hadir (paripurna) walau pun jalan sudah miring-miring,” ungkapnya.

Kondisi gubernur saat itu bukan tanpa sebab. Diuraikan dia di hadapan anggota DPRD Babel serta Wakil Ketua DPRD, Beliadi dan Edy Iskandar, bahwa hal ini lantaran waktu istirahatnya hanya dua jam karena ingin memastikan penyambutan hingga pelaksanaan kunjungan kerja Presiden berjalan dengan baik.

“Dari semalam hingga saat ini, saya tidur cuma dua jam karena harus menyambut bapak Presiden yang gigih dan datang ke Babel. Alhamdulillah bapak Presiden puas, Babel kata beliau terbaik,” ucapnya.

Disampaikan dia lagi, bahwa kedatangan Presiden Prabowo bersama jajarannya terdiri Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung), Kapolri, Panglima TNI dan beberapa menteri terkait ini berkenaan dengan tata kelola pertimahan di Babel, sekaligus meresmikan penyerahan aset yang disita Kejagung dari kasus korupsi timah untuk dioperasionalkan oleh PT Timah.

Ia pun merasakan dampak baiknya bagi Pulau Bangka akan kedatangan Presiden dan jajarannya, semua hotel penuh, restoran ramai, tempat oleh-oleh juga ramai pembeli yang diyakininya akan menghidupkan perekonomian masyarakat.

“Sampai pendemo juga ramai,” ungkapnya.

Dia juga bersyukur, aksi unjuk rasa masyarakat penambang yang sempat memanas di Kantor Pusat PT Timah dapat diselesaikan dengan musyawarah.

“Selepas mendampingi pak Presiden, saya masih hadir menerima 8 ribu pendemo. Alhamdulillah, semua selesai,” katanya lagi.

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan maupun anggota DPRD Babel melalui fraksinya yang telah menyetujui hingga mengesahkan Ranperda RPJMD 2024-2029 sebagai pendoman program kinerja Pemerintah Provinsi Babel menuju Babel yang berdaya, makmur dan sejahtera.

“Mari kerja keras, uang rakyat harus kembali ke rakyat. Terima kasih atas kepercayaan ini, mari kita bangun negeri ini dengan penuh kecintaan,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *